HMI Semrot Pedas Fadli Zon: Hanya Teroris Radikal yang Minta Densus 88 Bubar

Senin, 11 Oktober 2021 – 23:15 WIB

Fadli Zon

Fadli Zon

JAKARTA, REQnews - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) merespons keras pernyataan Fadli Zon yang meminta Densus 88 Anti Teror dibubarkan.

Pj Ketua Umum PB-HMI Romadhon Jasn berkata, apa yang disampaikan Fadli serupa dengan keinginan kelompok terorisme di Indonesia, yang selama ini ingin Densus 88 disudahi saja.

"Apa bedanya sama kelompok terorisme dan radikalisme, bukankah narasi pembubaran Densus 88 antiteror itu hanya kelompok teroris-radikal yang sangat lantang minta dibubarin, tentu sangat disayangkan pernyataan ini," kata Romadhon, seperti dikutip dari Republika, Senin 11 Oktober 2021.

Ia menegaskan, selama ini kehadiran Densus 88 berperan penting dalam penanggulangan terorisme di Indonesia. Sehingga pernyataan Fadli jelas patut dipertanyakan dasarnya.

"Apa dasar dan urgensinya, kok tiba-tiba minta Densus 88 antiteror dibubarin, padahal faktanya peran dan kontribusinya banyak sekali dalam konteks penyelesaian terorisme dan radikalisme di republik ini," ujar Romadhon.

Seharusnya, kata Romadhon, keberadaan Densus 88 Antiteror mestinya diperkuat perannya bukan dibubarkan. Sebab, bahaya laten ancaman transnasional terorisme dan radikalisme sangat nyata sehingga perlu antisipasi dan deteksi dini. 

"Yang jelas terorisme dan radikalisme nyata dan mengancam integrasi dan keutuhan negara ini, ngawur kalau minta Densus 88 dibubarin, justru di tengah ancaman dan bahaya laten itu mestinya peran Densus 88 diperkuat," kata Romadhon.