Teriak Kena Tipu, Instagram Wanda Hamidah Disatroni dan Diancam Para Agen Asuransi

Selasa, 12 Oktober 2021 – 10:20 WIB

Wanda Hamidah. (Foto: Instagram/wandahamidah)

Wanda Hamidah. (Foto: Instagram/wandahamidah)

JAKARTA, REQnews - Politisi Partai NasDem Wanda Hamidah mencurahkan keluh kesahnya melalui akun Instagram lantaran merasa ditipu pihak asuransi.  Unggahan berlatar hitam polos pada Minggu, 10 Oktober 2021 itu kebanjiran lebih dari 7.000 komentar memantik keprihatinan sejumlah selebritas dan mendapat serangan balik para agen asuransi.

Wanda Hamidah meladeni serangan balik karena merasa telah membayar premi asuransi kesehatan namun tak mendapat manfaat.

“Diserang agen karena priuk nasinya terancam. Nah kalian pikirin enggak, priuk nasi kami, client. (Uang) yang kami sisihkan buat bayar asuransi bertahun-tahun, dengan harapan kami mendapatkan perlindungan yang sesuai dengan yang kami keluarkan?” tulis Wanda Hamidah di Instagram Stories, pada Senin, 11 Oktober 2021.

Wanda Hamidah mengatakan, diterpa gelombang protes dari sejumlah pihak yang merasa dipojokkan gegara komplain di media sosial (medsos). Mereka minta Wanda Hamidah tak menyalahkan perusahaan asuransi.

Unggahan Insta Stories Wanda Hamidah

“Jangan salahin perusahannya Bu, agennya yang nakal,” ia mengutip salah satu protes yang dilontar kepadanya. Lagi-lagi Wanda Hamidah punya jawaban sendiri untuk yang satu ini.

Wanda mempertanyakan siapa pihak yang merekrut agen dan menyusun pasal-pasal perjanjian untuk disodorkan kepada nasabah.

“Lah yang rekrut agen siapa? Kontrak/ perjanjian kan perusahaan yang bikin. Ya masa, agen? Jago banget agen bikin kontrak ngejelimet gitu,” ujar mantan politisi PAN itu.

Untuk informasi, polemik Wanda Hamidah dengan pihak asuransi bermula ketika salah satu anaknya, Malakai Ali Schuldt Hadi, mengalami cedera saat berolahraga dan terancam tak bisa kembali ke lapangan.

Dokter merekomendasikan operasi lutut untuk mempercepat pemulihan dengan biaya sekitar 60 juta rupiah. Namun, asuransi hanya mau mengkover 10 juta rupiah.