Brigjen Junior Tumilaar Dipidanakan Puspom AD, Refly Harun: Letjen Dudung Juga Lakukan Pelanggaran

Selasa, 12 Oktober 2021 – 12:47 WIB

Letjen Dudung Abdurachman

Letjen Dudung Abdurachman

JAKARTA, REQnews - Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun mengomentari soal Brigadir Jenderal (Brigjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Junior Tumilaar yang dicopot dari jabatannya sebagai Inspektur Kodam XIII Merdeka lantaran menyurati Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Tak hanya itu, Brigjen Junior juga dipidanakan oleh Puspom AD.

Menurut Refly hal yang dilakukan Brigjen TNI Junior Tumilaar itu tidak ada yang dilanggar sebab membela rakyat kecil.

"Kok yang begini ini jauh dianggap melanggar, padahal misalnya seperti yang dilakukan Letnan Jenderal (Letjen) TNI Dudung Abdurachman bisa dianggap pelanggaran prosedur,"ucap Refly Harun dalam tayangan video YouTube pada kanal Refly Harun, Minggu, 10 Oktober 2021.

Refly mengatakan, ada sejumlah sejumlah pelanggaran yang dilakukan Dudung Abdurachman saat menjabat sebagai Pangdam Jaya, yakni pertama melakukan penurunan baliho. Kedua, menantang perang warga sipil, dan yang ketiga Dudung hadir dalam press conference ketika pembunuhan enam laskar Front Pembela Islam (FPI).

"Totaly incorrect. Saat itu disebutkan enam orang meninggal dalam tembak menembak dan ternyata setelah tim Mabes turun totaly incorrect. Namun, tidak dianggap pelanggaran militer, padahal Letjen Dudung masuk pada wilayah-wilayah sipil, pada wilayah-wilayah pertarungan politik dalam tanda kutip," kata Refly Harun.