Marak Pinjol Ilegal, Jenderal Listyo Sigit: Lakukan Pemberantasan!

Selasa, 12 Oktober 2021 – 21:45 WIB

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA, REQnews - Kapolri Jenderal Listyo Sigit memberi perintah tegas kepada bawahannya agar tak memberi ampunan bagi para pelaku pinjaman online (pinjol) ilegal yang meresahkan masyarakat.

"Kejahatan pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat sehingga diperlukan langkah penanganan khusus. Lakukan upaya pemberantasan dengan strategi pre-emtif, preventif maupun represif," kata Kapolri, Selasa 12 Oktober 2021.

Perintah ini turun sebagai tindak lanjut atas pernyataan Presiden Joko Widodo, bahwa ada praktik rentenir berkedok pinjol, yang membuat masyarakat kelas bawah jadi korban.

Sigit menjelaskan, pelaku kejahatan pinjol ilegal ini memberikan promosi atau tawaran yang membuat masyarakat tergiur, dan memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 ketika banyak orang kesulitan secara perekonomian.

Kemudian, pinjol ilegal ini memudahkan akses peminjaman dana, yang membuat masyarakat jadi lebih tergiur, meskipun akhirnya justru membawa bencana.

Lebih lanjut, Sigit menegaskan, pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat, karena data diri korban bakal dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan apabila telat membayar ataupun tidak bisa melunasi pinjamannya.

Parahnya, Kapolri juga menyinggung beberapa kasus bunuh diri, karena tidak mampu membayar utang kepada pinjol ilegal.

"Banyak juga ditemukan penagihan yang disertai ancaman. Bahkan dalam beberapa kasus ditemukan para korban sampai bunuh diri akibat bunga yang semakin menumpuk dan tidak membayar," ujar Jenderal Sigit.

Polri mencatat telah menerima 370 laporan polisi terkait kejahatan pinjol ilegal hingga Oktober 2021. Dari jumlah itu, 91 di antaranya telah selesai, 278 proses penyelidikan dan tiga tahap penyidikan.