Masyarakat Tertarik Menilai Kinerja KPK? Berikut Link Surveinya

Rabu, 13 Oktober 2021 – 08:01 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (Foto: Istimewa)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Bagi masyarakat yang tertarik memberikan penilaian terhadap kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga antirasuah itu membuka survei persepsi kinerja (SPK) untuk mengukur atau harapan publik dalam kinerja tugas dan fungsi KPK.

"Komisi Pemberantasan Korupsi menyelenggarakan Survei Persepsi Kinerja (SPK) untuk mengukur persepsi dan harapan publik terhadap KPK dalam melaksanakan tugas dan fungsinya," ucap Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding kepada wartawan, Selasa 12 Oktober 2021.


Ipi mengungkapkan survei akan dilakukan secara daring melalui tautan https://bit.ly/SPK-KPK2021. Target responden survei adalah masyarakat umum berusia 20 tahun ke atas dengan harapan telah mengetahui tugas dan fungsi KPK.


"KPK menyadari bahwa tingkat kepercayaan publik sangatlah penting dalam mendukung kinerja pemberantasan korupsi," ucap Ipi.

Harapannya kata Ipi survei ini dapat mengetahui tingkat kepercayaan masyarakat kepada KPK. Survei ini juga bisa diisi dengan harapan masyarakat.

"Melalui survei ini KPK dapat mengetahui tingkat persepsi publik terhadap tugas dan fungsi KPK, penilaian publik terhadap kinerja fungsi-fungsi di KPK, faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi kinerja KPK, serta harapan publik terhadap KPK," katanya.

 


Kata Ipi, KPK mengajak masyarakat yang menjadi responden survei agar dapat memberikan evaluasi dan masukkannya secara lengkap. Survei tersebut dimulai dari 11-29 Oktober 2021. Dia mengatakan survei ini bisa menjadi tolok ukur dan masukan yang objektif bagi perbaikan internal KPK dalam melaksanakan tugas dan fungsi pemberantasan korupsi melalui strategi pencegahan, penindakan, dan pendidikan.

"Pelibatan masyarakat dari seluruh elemen adalah sebuah keniscayaan dalam upaya pemberantasan korupsi. Hal ini selaras dengan visi KPK 'Bersama masyarakat menurunkan tingkat korupsi untuk mewujudkan Indonesia maju,'" katanya.