Kala Brigadir NP Tertunduk Layu dan Cium Tangan Ayah Mahasiswa yang Ia Banting Keras

Rabu, 13 Oktober 2021 – 22:20 WIB

Brigadir NP mencium tangan ayah MFA, mahasiswa yang dibantingnya saat demonstrasi di Kantor Bupati Tangerang

Brigadir NP mencium tangan ayah MFA, mahasiswa yang dibantingnya saat demonstrasi di Kantor Bupati Tangerang

JAKARTA, REQnews - Brigadir NP, anggota kepolisian yang membanting keras seorang mahasiswa berinisial MFA dalam unjuk rasa di kantor Bupati Tangerang, Rabu 13 Oktober 2021, mengakui kesalahannya.

Dalam video yang beredar, NP meminta maaf dan memeluk erat MFA sebagai tanda penyesalan sudah bertindak melewati batas.

Kemudian, tiba-tiba NP mendatangi ayah MFA, lalu tertunduk dan mencium tangan orang tua tersebut, sembari menyampaikan kata-kata maaf.

“Saya meminta maaf kepada keluarga, Pak saya minta maaf atas perbuatan saya dan saya siap bertanggung jawab," kata Brigadir NP, seperti dilihat dalam unggahan di akun Instagram @tangerang24jam.

MFA menyatakan bahwa ia sebagai manusia biasa, juga memaafkan NP yang sudah membantingnya, dan sempat membuatnya kejang-kejang.

"Tentu saya sebagai manusia menerima permohonan maaf tersebut," ujar MFA.

Permohonan maaf juga disampaikan Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro kepada MFA dan ayahnya.

“Saya sebagai Kapolresta Tangerang meminta maaf kepada saudara MFA umur 21 tahun yang mengalami tindakan kekerasan oleh oknum pengamanan aksi unjuk rasa di depan gedung Pemerintah Kabupaten Tangerang,” kata Wahyu.

Wahyu mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap oknum petugas yang membanting MFA saat aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh tersebut.

“Terhadap oknum anggota bernama NP pangkat brigadir Polresta Tangerang saat ini telah dilakukan pemeriksaan oleh tim Propam Mabes Polri dan didampingi Propam Polda Banten,” ujar Wahyu menambahkan.