Indonesia Arena Perang Tagar, #PercumaLaporPolisi versus #PolriSesuaiProsedur

Kamis, 14 Oktober 2021 – 04:04 WIB

Ilustrasi Polri

Ilustrasi Polri

JAKARTA, REQnews - Jagat media sosial di Indonesia kini menjadi arena perang tagar antara #PercumaLaporPolisi versus #PolriSesuaiProsedur.

Munculnya tagar #PercumaLaporPolisi karena penghentian kasus dugaan ayah perkosa tiga anak kandung di Luwu Timur, direspons aparat dengan memunculkan hashtag tandingan #PolriSesuaiProsedur, sehingga tampak seperti sebuah perang.

Namun, Polri membantah kemunculan tagar baru dari mereka sebagai sebuah ajakan perang.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan pun menjelaskan terkait situasi yang dinilai sebagai perang tagar itu.

"Terkait pecuma lapor polisi, kita tidak pernah perang. Tugas pokok Polri melindungi, mengayomi menegakan hukum tidak ada kita perang hastag. Kita tidak melayani perang," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Rabu 13 Oktober 2021.

Ia menyebut, tagar #PercumaLaporPolisi yang menggema selama sepekan terakhir ini adalah kritikan terhadap kinerja Polri agar lebih baik.

"Tentu jawabannya menunjukan meningkatkan pelayanan, pengayoman, penegakan hukum transparan dan akuntabel. Kita bukan perang hastag. Kita jawab dengan tupoksi kita," ujar Ahmad.

Ahmad memastikan, Polri tidak akan mengabaikan berbagai keluhan dan masukan dari semua pihak. Tentunya untuk meningkatkan kualitas dan kinerja kepolisian.

"Tentunya keluhan-keluhan apapun, persoalan polemik di masyarakat, akan direspon oleh Polri. Sekaligus kritik-kritik yang sifatnya yang membangun kepada Polri pasti kita akan tindak lanjuti," kata dia.