Masuk Daftar Hitam, Novel Bamukmin: Facebook Lebay, Harus Jilat kekuasaan

Kamis, 14 Oktober 2021 – 09:15 WIB

Novel Bamukmin

Novel Bamukmin

JAKARTA, REQnews - Wakil Sekretaris Jenderal Presidium Alumni 212 Novel Bamukmin angkat bicara dan tak menampik isu masuk daftar hitam Facebook. 

“Benar banget, tuh. Karena setiap orang yang memposting nama saya di Facebook langsung di take down,” ucap Novel Bamukmin di Jakarta, Rabu, 13 Oktober 2021.

Novel Bamukmin mempertanyakan mengapa hal itu bisa terjadi. Padahal, kata diam selalu terdepan dalam aksi kemanusiaan.

“Namun, Facebook sudah salah sikap atau terlalu lebay,” ujar Novel Bamukmin.

Menurut Novel, aliran sesat, komunisme, penista agama, sipilis, serta kemaksiatan dan kemungkaran yang seharusnya layak masuk daftar hitam.

“Harusnya yang dilarang semua yang bertentangan dengan Pancasila, tetapi Facebook untuk menjaga eksistensinya harus menjilat kekuasaan,” ucap Novel.

Sebelumnya, dokumen daftar hitam yang diduga milik Facebook diungkap The Intercept, Rabu, 13 Oktober 2021. Dokumen tersebut berisi 400 organisasi dan orang yang dinilai berbahaya. Di antara daftar tersebut, ada nama Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, Novel Bamukmin dan Munarman.

Menurut The Intercept, daftar hitam itu digunakan untuk menyensor konten dan akun yang berafiliasi dengan organisasi yang ada di daftar larangan tersebut. Jika ada yang mengunggah, konten akan dihapus atau disensor.