Horee, Ali Mochtar Ngabalin Jadi Komisaris Subholding Pelindo, Peti Kemas di Indonesia Aman Lah Yah

Kamis, 14 Oktober 2021 – 15:04 WIB

Ali Mochtar Ngabalin

Ali Mochtar Ngabalin

JAKARTA, REQnews - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin masuk dalam jajaran Dewan Komisaris PT Terminal Petikemas Indonesia, salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo.

Perusahaan yang bergerak di bidang jasa kargo itu merupakan subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, yang diketahui telah melakukan holding sejak 1 Oktober 2021.

Saat dikonfirmasi, Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga, mengkonfirmasi soal kabar soal Ngabalin tersebut. Ia mengatakan, apa yang ditetapkan kepada Ngabalin itu sebenarnya merupakan posisi yang sebelumnya juga sudah didapuk olehnya.

"Beliau kan sebelumnya komisaris juga di Pelindo," ucap Arya Sinulingga di Jakarta, Rabu, 13 Oktober 2021.

Arya mengatakan, tidak ada perubahan secara struktural yang terjadi

"Mengikuti holding dan subholding Pelindo yang baru saja," ujarnya.

Untuk informasi, Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III, dan Pelindo IV, telah secara resmi bergabung dalam satu holding perusahaan, mulai 1 Oktober 2021 kemarin.

PT Terminal Petikemas Indonesia adalah subholding yang membidangi urusan terminal peti kemas di seluruh Indonesia. Sebelumnya, pada 11 April 2020 Ngabalin ditunjuk menjadi Komisaris PT Pelindo III.

Beleid merger integrasi tersebut dituangkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2021 Tentang Penggabungan PT Pelindo I, III, dan IV (Persero) ke Dalam PT Pelabuhan Indonesia II (Persero).

Keempat klaster perusahaan subholding hasil merger Pelindo tersebut akan berbasis di Medan, Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

Selain Ngabalin, dalam jajaran komisaris Subholding Pelindo juga ada sejumlah nama tenar seperti mantan Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Arman Depari hingga mantan Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara.