Mahasiswa Kena Banting Pas Demo, Fadli Zon: Ini Masuk Kategori Police Brutality

Kamis, 14 Oktober 2021 – 16:06 WIB

Politisi Gerindra Fadli Zon

Politisi Gerindra Fadli Zon

JAKARTA, REQnews - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Fadli Zon menyoroti aksi kepolisian yang membanting salah satu mahasiswa ketika proses pengamanan demonstrasi di depan Kantor Bupati Tangerang, Tigaraksa, Rabu, 13 Oktober 2021.

Menurut dia, aksi tersebut termasuk dalam kategori police brutality, yaitu penggunaan kekerasan yang berlebihan atau tak perlu oleh polisi terhadap warga sipil.

"Ini masuk kategori police brutality," cuit Fadli Zon melalui akun Twitter @fadlizon, Kamis, 14 Oktober 2021.

Fadli Zon mengatakan, aksi demonstrasi untuk menyampaikan aspirasi merupakan hak dari seorang warga negara, dan hak tersebut dilindungi oleh konstitusi.

"Masih ada yang menganggap demontran itu musuh negara. Padahal ini hak warga negara untuk menyampaikan aspirasi dan dilindungi konstitusi," ujarnya.

Untuk informasi, aksi demonstrasi yang dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) Banten Raya dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-389 Kabupaten Tangerang.

Demonstrasi tersebut berakhir dengan kerusuhan yang disebabkan tindakan saling dorong massa aksi dengan pihak kepolisian. Dalam kerusuhan tersebut, seorang mahasiswa yang bernama M Fariz Amrullah diseret sambil dicekik dari belakang oleh Brigadir NP.

Kemudian, M Fariz Amrullah dibanting ke lantai oleh Brigadir NP yang menyebabkan mahasiswa tersebut mengalami kejang-kejang dan sempat pingsan. Akhirnya, pihak kepolisian mengamankan sejumlah mahasiswa HIMATA Banten Raya ke Markas Polres Kota Tangerang.