Mahasiswi Korban Pelecehan Presma Untirta Diperiksa Polisi

Kamis, 14 Oktober 2021 – 23:31 WIB

Ilustrasi pelecehan (Foto:Istimewa)

Ilustrasi pelecehan (Foto:Istimewa)

BANTEN, REQNews - Polisi telah memeriksa salah satu korban pelecehan seksual Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Banten, Kamis 14 Oktober 2021.

Pemeriksaan yang dilakukan dari pagi hingga Kamis malam itu untuk menindaklanjuti laporan korban yang juga mahasiswi Untirta atas dugaan pelecehan oleh Presiden Mahasiswa Untirta, KZ.

Pengacara dari LBH Rakyat Banten yang mendampingi korban, Rizky Arifianto, menyatakan dalam pemeriksaan itu pihaknya juga menyerahkan sejumlah bukti ke unit PPA Satreskrim Polres Serang Kota.

"Alat buktinya pertama kesaksian korban, kemudian [surat] pernyataan pelaku yang dia mengakui bahwa dia telah melakukan tindakan tersebut, kemudian video pengakuan pelaku," kata Rizky di Mapolres Serang Kota, Kamis 14 Oktober 2021.

Pelecehan seksual terhadap mahasiswi yang dilaporkan ke polisi itu terjadi pada pagi hari, 29 Agustus 2021. Aksi pelecehan tersebut terjadi ketika terduga pelaku mendatangi kosan korban dengan alasan datang meminjam kabel pengisi daya ponsel.

Soal pelaporan baru dilakukan sebulan setelah kejadian, Rizky menyatakan pihaknya tak mudah meyakinkan korban pelecehan seksual beserta keluarganya, agar kejahatan ini dilaporkan.

"Entah takut namanya akan tersebar, akan tercemar namanya. Kita juga meyakinkan korban, menguatkan korban," katanya.

Kapolres Serang Kota AKBP Maruli Ahiles Hutapea menyatakan setelah meminta keterangan korban, polisi akan mengumpulkan berbagai bukti dan mendatangi lokasi kejadian, untuk mengumpulkan fakta lainnya.

"Kita akan konstruksi pasal-pasal yang kita persangkakan kepada terduga pelaku. Berdasarkan keterangan korban, dia mengenal, mendengar, ada temannya yang lain, yang menjadi korban. Nanti akan kita gali dari keterangan terduga pelaku. Terduga pelaku juga akan dimintai keterangan," ujarnya.