Abuse of Power, Masalah Besar yang Ditakutkan Bawaslu Jelang Pemilu 2024

Kamis, 14 Oktober 2021 – 22:46 WIB

Bawaslu RI

Bawaslu RI

JAKARTA, REQnews - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan khawatir akan potensi abuse of power menjelang Pemilu 2024.

Ia menjelaskan, jelang Pemilu 2024, akan ada 271 daerah yang bakal dipimpin oleh Pj atau pelaksana tugas (Plt), karena ratusan kepala daerah yang bakal habis masa jabatannya tahun 2022 dan 2023.

Dengan demikian, menurut Abhan, para Pj maupun Plt kepala daerah berpotensi menyalahgunakan kekuasaannya.

"Tentu ini dari perspektif Bawaslu akan ada potensi-potensi abuse of power, bagaimana birokrasi harus netral ketika akan menjabat sebagai penjabat bupati wali kota atau gubernur karena ada 271 daerah yang masa berakhir di 2022 dan 2023 itu," kata Abhan, Kamis 14 Oktober 2021.

"Ketika hasil pilkada 2017 dan 2018 tidak ada pilkada 2022 dan 2023, praktis ada kepala daerah yang habis dan akan dijabat oleh pejabat sementara atau penjabat bukan kepala daerah definitif, tapi akan dijabat pejabat bupati atau plt itu kurang lebih jumlahnya 271 daerah," ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Abhan mengingatkan kepada penyelenggara pemilu dan partai politik untuk menjaga integritas selama perjalanan hingga hari H Pemilu 2024.

"Kalau penyelenggara harus punya integritas transparan dan independen maka partai politik juga sama, maka partai politik harus memahami mematuhi segala regulasi yang ada dalam pemilu," kata Abhan.