Mahasiswa Korban Smackdown Polisi di Tangerang Dilarikan Ke Rumah Sakit, Begini Kondisinya

Jumat, 15 Oktober 2021 – 10:33 WIB

MFA, mahasiswa yang dibanting Brigadir NP saat aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Tangerang sedang dirawat di rumah sakit

MFA, mahasiswa yang dibanting Brigadir NP saat aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Tangerang sedang dirawat di rumah sakit

JAKARTA, REQnews - MFA, mahasiswa yang dibanting Brigadir NP saat aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Tangerang bersama teman-temannya dari Himata, Rabu, 13 Oktober 2021, dilarikan ke RS Ciputra.

Dari informasi yang diperoleh, Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Serang itu kondisinya memburuk setelah mendapat perlakuan brutal dari personel Opsnal Polresta Tangerang tersebut.

"Pundak, leher kayak gak bisa digerakin. Sama kepala agak kliyengan (pusing). Sama tadi pagi tuh, sedikit muntah-muntah sama engab (sulit bernafas)," kata MFA, dalam rekaman yang diterima wartawan, Kamis, 14 Oktober 2021.

Dalam foto yang beredar, tampak MFA sedang terbaring lemah di kasur rumah sakit. Pada tangannya, tampak alat infus dengan selang. Saat dikonfirmasi ulang, MFA masih belum memberikan balasan.

MFA sebelumnya menggelar aksi di depan kantor Bupati Tangerang bersama teman-temannya dari Himata. Aksi itu berlangsung ricuh diiringi pembubaran oleh aparat.

Nahas bagi MFA, dirinya ditangkap polisi berpakaian hitam. Tanpa perlawanan, dia ditarik polisi itu. Tangannya dipegang dari belakang dan tubuhnya dibanting ke aspal.

Setelah jatuh dengan punggung membentur aspal, MFA sempat tidak sadarkan diri. Lalu, seorang polisi berseragam coklat menendangnya sambil berjalan. Tidak lama berselang, MFA mengalami kejang-kejang.