IFBC Banner

Sistem Zonasi, Gubenur Banten: Pihak Kementerian Tidak Melihat Kesanggupan Fasilitas Sekolah

Jumat, 28 Juni 2019 – 20:00 WIB

Ilustrasi Sistem Zonasi (Foto: Istimewa)

Ilustrasi Sistem Zonasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews- Sistem zonasi pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dinnilai masyarakat kurang efektif. Hal itu juga disampaikan Gubernur Banten, Wahidin Halim, mengatakan sistem zonasi pada proses tingkat Sekolah Menengah Atas tidak efektif diterapkan di daerah.

IFBC Banner


Menurutnya, aturan baru dari Pemerintah Pusat atau Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu, tidak melihat kondisi fasilitas sekolah yang ada di daerah.

"Pihak Kementerian tidak melihat kesanggupan fasilitas dari daerah. Seperti di Banten saja, masih banyak sekolah yang kurang dan ini membuat kita agak kebingungan juga," katanya di Tangerang, Jumat, 28 Juni 2019.

Adanya sistem tersebut mengakibatkan banyak peserta didik yang tidak tertampung lantaran, masih kurangnya fasilitas sekolah.

Akan hal itu, pihaknya melakukan berbagai kebijakan guna mampu menampung para peserta didik. Baik itu penambahan ruang kelas ataupun solusi oper sekolah.

Kendati demikian, ia menyetujui adanya tujuan zonasi untuk membantu pemerataan pembagian pelajar

"Tujuannya tentu setuju dan sangat bagus, namun belum bisa diterapkan di semua daerah yang belum memiliki fasilitas yang cukup. Maka dari itu, belum efektif aturan ini diterapkan." (RAN)