Mantan KPK Ganti Profesi Jual Nasi Goreng, Rocky Gerung: Karier Sempurna Gagal oleh Politik Dungu

Jumat, 15 Oktober 2021 – 21:03 WIB

Pengamat Politik Rocky Gerung

Pengamat Politik Rocky Gerung

JAKARTA, REQnews - Pengamat politik Rocky Gerung mengomentari sejumlah mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang beralih profesi usai dipecat. Menurut dia, mereka masih mempunyai kapasitas untuk mengabdi pada negara.

"Itu artinya seluruh imajinasi temen-temen 57 (pegawai KPK) ini untuk berkarier secara sempurna di KPK dibatalkan oleh kepentingan politik dungu. Mereka juga frustasi karena dia tahu bahwa dia punya kapasitas di situ dan itu murni untuk mengabdi pada negara," ucap Rocky Gerung melalui kanal YouTube Rocky Gerung Official, Jumat, 15 Oktober 2021.

Rocky Gerung mengatakan, mantan pegawai KPK yang berjualan nasi goreng dan menjadi ojek online bisa menjadikan Kawasan Gedung KPK sebagai tempat 'mangkal' atau tempat berjualan sebagai bentuk protes.

"Jadi kalau ada yang jual nasi goreng, ada yang jadi ojek online, yaudah bergerombol aja di sekitar lokasi KPK sebagai counter culture, sebagai protes sebetulnya bahwa dia itu jujur nggak mau pindah ke tempat lain," ucap Rocky.

Menurut Rocky Gerung, sejumlah mantan pegawai KPK yang dipecat lantaran tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) masih memiliki potensi untuk berkarier sebagai komisaris atau internal auditor (inspektur) di perusahaan swasta. 

"Orang-orang KPK itu kalau pindah ke korporasi tuh bisa jadi inspektur di situ tuh, komisaris untuk mengamati transaksi-transaksi palsu yang biasa dibuat manajemen tanpa sepengetahuan pemilik kan, itu bisa laku," ujar Rocky Gerung.

Rocky Gerung mengatakan, mantan pegawai KPK yang dipecat masih memiliki jiwa independen. Bahkan, kata dia, sejak awal sudah mendedikasikan untuk berintegritas penuh dalam memberantas segala bentuk korupsi.

"Mereka dari awal menjaminkan dirinya untuk berintegritas di dalam upaya untuk memberantas korupsi," ujar dia.