Jangan Dijadikan Duta Karantina, DPR Tegaskan Rachel Vennya Harus Diberi Sanksi

Sabtu, 16 Oktober 2021 – 13:01 WIB

Selebgram Rachel Vennya

Selebgram Rachel Vennya

JAKARTA, REQnews - Wakil Ketua Komis IX DPR RI, Melki Laka Lena menegaskan, selebgram Rachel Vennya agar diberi sanski tegas terkait kasus kabur saat menjalani karantina setelah pulang dari luar negeri.

Melki secara tegas menolak wacana selebgram tersebut dijadikan duta karantina. Sebab, usai terungkapnya Rachel Vennya kabur saat karantina di RSDC Pademangan, muncul isu dia bakal dijadikan duta karantina. "Tidak perlu jadi duta bagi yang melanggar," ujarnya, kepada wartawan, Sabtu, 16 Oktober 2021.

Terlebih, sambung Melki, anggota TNI berinisial FS yang membantu Rachel Vennya kabur saat menjalani karantina setelah pulang dari luar negeri sudah dinonaktifkan untuk menjalani pemeriksaan. Bahkan, dia terancam sanksi disiplin hingga sanksi pidana.

Oleh karena itu, Melki menegaskan seharusnya Rachel Vennya juga seharusnya diberikan sanksi tegas. "Semua tokoh publik harus menjadi teladan pelaksanaan prokes dalam berbagai sikon (situasi kondisi) termasuk saat pulang dari luar negeri," katanya.

Anggota TNI inisial FS sebelumnya sudah dinonaktifkan. Kolonel Arh Herwin BS mengatakan FS dinonaktifkan sejak Kamis, 14 Oktober 2021. Dijelaskannya, FS dinonaktifkan oleh Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji seusai acara syukuran Markas Brigkav 1 Limpung Alugoro di Serpong Utara, Tangerang Selatan.

"Sudah dinonaktifkan. Artinya, dari kemarin setelah panglima acara di Serpong," kata Herwin kepada wartawan di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, Jumat, 15 Oktober 2021.

Herwin menyebut FS dikembalikan ke kesatuan militernya. Namun dia tidak menyebut secara detail FS dikembalikan ke kesatuan militer mana. "Yang bersangkutan sudah dinonaktifkan untuk dikembalikan ke kesatuan," ujar Herwin.