Jakarta Resmi Gelar Formula E, Ferdinand Hutahaean Sebut Anies Baswedan Ada Bakat Ngelawak

Minggu, 17 Oktober 2021 – 22:31 WIB

Ilustrasi Formula E

Ilustrasi Formula E

JAKARTA, REQnews - Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean menyoroti kabar penetapan Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta menjadi tuan rumah balap mobil Formula E. Menurut dia, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai lokasi sirkuit yang akan digunakan.

“Kocak juga Gubernur ini. Ternyata bakat juga jd pelawak. Balapan tanpa sirkuit,” cuit Ferdinand Hutahaean melalui akun Twitter @FerdinandHaean3, Minggu, 17 Oktober 2021.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menjadi tuan rumah balap mobil listrik ABB FIA Formula E tahun 2022 berdasarkan penetapan FIA World Motor Sport Council di Paris, Jumat, 15 Oktober 2021.

Ketetapan DKI Jakarta menjadi tuan rumah ajang balap Formula E sekaligus meratifikasi kalendar balapan musim ke-8 tahun 2021/2022.

Memasuki balapan musim ke-8, Formula E akan hadir di kota-kota ikonik dunia, termasuk Diriyah (Saudi Arabia), Roma, Monako, Berlin, Vancouver, New York, London, dan Seoul. Jakarta E-Prix 2022, akan menjadi gelaran balap pertama, dari tiga balapan yang akan dilaksanakan secara ber-urutan.

Untuk memaksimalkan manfaat ekonomi, Formula E di Jakarta bukan hanya digelar dalam satu acara, melainkan rangkaian acara sepanjang beberapa bulan hingga Juni 2022. Acara ini tentu akan melibatkan banyak stakeholder, termasuk UMKM.

Untuk informasi, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa pihak Formula E Operations Limited (FEO) akan meninjau pilihan sirkuit Formula E di Jakarta pada bulan Oktober 2021 sebagai pengganti Monas. Pemilihan lokasi akan disusun oleh pihak BUMD Jakarta Propertindo serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta.

"Ya, insyaallah, bulan ini. Kita tunggu, ya, nanti pihak formula-e yang akan melihat pilihannya," ucap Riza beberapa waktu lalu.