Buntut Paksa Periksa HP Warga, Aipda Ambarita Dicopot dari Raimas Backbone

Selasa, 19 Oktober 2021 – 17:31 WIB

 Aipda Ambarita (Foto:Istimewa)

Aipda Ambarita (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Aipda Ambarita memaksa memeriksa HP warga yang tidak melakukan tindak pidana apa pun. Usai viral warganet menganggap bahwa perbuatan Aipda Ambarita sebagai pelanggaran privasi dan bentuk kesewenang-wenangan aparat terhadap warga. 

Aipda Ambarita, merupakan Komandan Tim Raimas Backbone, Polres Metro Jakarta Timur. Setelah videonya viral, Aipda Ambarita dicopot dari jabatannya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memutasi Aipda Monang Parlindungan Ambarita dari Banit 51 Unit Dalmas Satuan Sabhara Polres Metro Jakarta Timur ke Bintara Bidang Humas Polda Metro Jaya.

Mutasi tersebut tertera dalam Surat Telegram Nomor: ST/458/X/KEP/2021. Surat telegram ditandangani oleh Karo SDM atas nama Kapolda Metro Jaya.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan telah membenarkan isi surat telegram tersebut. Namun, dia tidak menjelaskan pertimbangan daripada mutasi jabatan tersebut.

"Ya benar," kata Ramadhan, Selasa 19 Oktober 2021.

Sebelumnya, anggota polisi Aipda Ambarita menyita dan memeriksa handphone pemuda tanpa surat izin viral di media sosial. Video terkait arogansi oknum anggota ini ditayangkan dalam program di televisi swasta hingga ramai diunggah ulang di TikTok hingga Twitter.

Video tersebut salah satunya diunggah ulang oleh aku Twitter, @xnact. Dia menyoroti aksi Aipda Ambarita.

Dalam video itu, Aipda Ambarita terlihat ngotot jika aparat kepolisian memiliki wewenang untuk memeriksa handphone milik salah satu pemuda saat mereka tengah melaksanakan razia malam.

Padahal pemuda tersebut telah menolak, sebab dia merasa itu ranah privasinya. Terlebih, pemuda itu juga merasa tidak melakukan suatu tindak pidana.