Prajurit TNI di Gowa Tewas dengan Tangan Membiru, Penyebabnya Ngeri Parah!

Rabu, 20 Oktober 2021 – 02:15 WIB

Ilustrasi TNI

Ilustrasi TNI

JAKARTA, REQnews - Salah satu prajurit TNI yang bertugas di Rindam XIV/Hasanuddin Pakkato bernama Serma Abd Kadir (42) tewas mengenaskan pada Selasa 19 Oktober 2021.

Kadir meninggal dunia setelah tersambar petir ketika menjala ikan di sebuah kolam, dekat Lapas Narkotika Bollangi, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Selain Kadir, ada satu lagi korban lainnya bernama Jufri Dg Jalling (50) yang juga meninggal dunia karena tersambar petir secara bersamaan.

"Dua tewas tersambar petir. Satu korban adalah anggota TNI berpangkat Sersan Mayor, bertugas di Rindam XIV/Hasanuddin, Pakkato," kata Kapolsubsektor Pattalassang Iptu Rasyid.

Ia menjelaskan kronologis tewasnya dua orang tersebut. Kala itu, korban tengah menjala ikan di sebuah kolam, saat cuaca tengah hujan deras disertai petir.

"Saat kejadian keduanya sedang menjala ikan, sekitar pukul 13.30 WITA. Tiba-tiba datang petir langsung menyambar keduanya," ujar Rasyid.

Kedua korban tewas dengan kondisi dua tangan membiru. Dalam kejadian tersebut, satu orang lainnya bernama Abbas Dg Emba selamat, meski sempat terpental saat petir menyambar.

"Korban sudah diambil keluarganya untuk dimakamkan," kata Iptu Rasyid.