Kapolda Banten Irjen Rudy Bakal Digarap Propam, Kasus Apa Nih?

Rabu, 20 Oktober 2021 – 09:30 WIB

Ilustrasi topi polisi (Foto: Istimewa)

Ilustrasi topi polisi (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho akan digarap Propam, terkait kasus apa? 

Aksi 'smackdwon' demonstran oleh anggota kepolisian berbuntut panjang. Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo tengah koordinasi dengan Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri terkait pemeriksaan terhadap Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro dan Kapolda Banten Irjen Pol Rudy.


"Itu nanti akan kita koordinasi dengan Itwasum terkait dengan manajerial," ucap Sambo kepada wartawan di Gedung Komnas HAM, Selasa 19 Oktober 2021.

Kata Sambo, dalam koordinasi itu, pihaknya akan mencari tahu soal kemungkinan koordinasi yang tidak berjalan di antara dua pimpinan wilayah tersebut.

"Apakah nanti ada rentang kendali dari pimpinan suatu wilayah di dua tingkat ini yang tidak berjalan atau tidak, ini masih kita lakukan koordinasi dengan Itwasum terkait manajerial pimpinan suatu wilayah," ucapnya.


Seperti diketahui, Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho dilaporkan oleh Ketua Umum Poros Mahasiswa Banten, Mukhlas ke Propam Polri.

Dalam Surat Penerimaan Surat Pengaduan Propam bernomor SPSP2/3726/X/2021/Bagyanduan bertanggal 18 Oktober disebutkan bahwa aduan dilayangkan terkait dugaan ketidakprofesionalan Kapolda Banten.

"Atas tindakan represif dan penyalahan prosedur saat pengamanan massa aksi Demonstrasi di Provinsi Banten yang terus berulang," sebagaimana dikutip dari aurat tersebut.

Sebelumnya, media sosial digemparkan dengan aksi salah seorang anggota kepolisian membanting punggung peserta demonstrasi bernama Fariz ke trotoar.

Usai mendapat kecaman dari publik, polisi tersebut, Brigadir NP, kemudian meminta maaf kepada Fariz dan orang tuanya di Mapolresta Tangerang.

Faiz sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ciputra Hospital, Citra Raya Kabupaten Tangerang untuk menjalani perawatan.