Suara Perempuan Afghanistan: Jangan Biarkan Taliban Duduk di PBB!

Sabtu, 23 Oktober 2021 – 00:05 WIB

Ilustrasi perempuan Afghanistan

Ilustrasi perempuan Afghanistan

JAKARTA, REQnews - Kelompok wanita Afghanistan dengan tegas mendesak PBB tidak memberikan kursi kepada perwakilan pemerintahan Taliban.

Salah satu mantan politisi perempuan Afghanistan, Fawzia Koofi berkata, Taliban adalah kelompok ekstremis yang tak pernah mendengarkan dan menampung aspirasi kaum wanita, namun ingin berkuasa penuh atas negara.

“Ini sangat sederhana. PBB perlu memberikan kursi itu kepada seseorang yang menghormati hak semua orang di Afghanistan," kata Koofi, seperti dikuti Jumat 22 Oktober 2021.

"Kami banyak dibicarakan, tetapi kami tidak didengarkan. Bantuan, uang, pengakuan, semuanya adalah pengaruh yang harus digunakan dunia untuk inklusi, untuk menghormati hak-hak perempuan, untuk menghormati hak semua orang," ujar dia menambahkan.

Sementara eks mantan politikus lainnya Naheed Fareed menyebut, Taliban sudah ingkar janji, dari apa yang mereka kampanyekan bahwa perempuan diizinan bekerja dan mendapatkan pendidikan.

“Ketika Taliban merebut Afghanistan, mereka mengatakan akan memberikan izin kepada perempuan untuk bekerja dan kembali ke sekolah, tetapi mereka tidak menepati janji itu,” kata Fareed.

Seperti diketahui, Taliban merebut kekuasaan Afghanistan pada pertengahan Agustus 2021 lalu. 

Setelah berkuasa, Taliban berjanji akan memenuhi serta menghormati hak-hak perempuan sesuai dengan hukum Islam. Namun, kenyataannya, masih terjadi banyak diskriminasi, bahkan Kementerian Urusan Perempuan Afghanistan dihapuskan.