Hakim Putuskan Keluarga Bupati Jember Terbukti Langgar Prokes, Ini Denda yang Harus Dibayar

Sabtu, 23 Oktober 2021 – 11:01 WIB

Ilustrasi Denda Langgar Prokes (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Denda Langgar Prokes (Foto:Istimewa)

JEMBER, REQNews - Majelis hakim PN Jember menyatakan acara resepsi pernikahan yang dilakukan keluarga bupati Jember, Hendy Siswanto, melanggar protokol kesehatan. Hakim pun memberikan hukuman denda untuk keluarga Bupati Jember.

Sidang digelar secara virtual oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Jember. Terdakwa dan petugas mengikutinya dari kantor Satpol PP Pemkab Jember pada Jumat 22 Oktober 2021.

Terdakwa adalah Zainul Fuad, kerabat yang menjadi panitia penyelenggara acara perkawinan dengan mempelai yang merupakan keponakan bupati Hendy Siswanto. Dalam sidang yang berlangsung cukup singkat itu, majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti melanggar Instruksi Mendagri (Inmendagri) No. 47 tahun 2021 tentang PPKM.

"Menjatuhkan hukuman pidana terhadap terdakwa berupa denda sebesar Rp10 juta atau pidana kerja sosial 15 hari; serta biaya perkara Rp5.000," ujar Totok Yanuarto, ketua majelis hakim yang menyidangkan perkara ini saat membacakan vonis.

Usai dibacakan vonis, terdakwa memilih hukuman berupa denda Rp 10 juta.

Ini menjadi kasus resepsi perkawinan ketiga yang disidang oleh Satgas Covid-19 Jember karena melanggar aturan PPKM. Dua resepsi pernikahan sebelumnya, juga digelar hampir bersamaan. Keduanya yakni resepsi untuk anak dari dr Burhansyah dan anak dari KH Abdullah Syamsul Arifin. Dr Burhansyah yang merupakan mantan direktur salah satu rumah sakit swasta di Jember, diketahui juga merupakan kakak kandung dari penyanyi Anang Hermansyah. Sedang KH Abdullah Syamsul Arifin merupakan Ketua PC NU Jember.

Seperti halnya keluarga bupati Hendy, kedua tokoh masyarakat itu juga dijatuhi hukuman denda Rp 10 juta dan memilih untuk membayar denda.

"Kita tidak melihat dari kalangan mana saja, jika memang melanggar akan dikenakan denda dan dilakukan sidang virtual," ujar Dion Pramesti Warsono, panitera PN Jember yang menangani perkara tersebut.