Ini Peran AKP Amri Saat Menembak IL hingga Kritis, 5 Tembakan Tembus ke Kulit hingga Darah Bercecer

Sabtu, 23 Oktober 2021 – 12:11 WIB

Ilustrasi Polri

Ilustrasi Polri

JAKARTA, REQnews - Aksi brutal oknum polisi terhadap masyarakat kembali terjadi. Kini giliran AKP Amri, yang diduga berperan menembak pria berinisial IL (30) hingga kritis.

Kondisi kritis itu didapat IL pasca ditembak timah panas Resmob Polres Lutra pimpinan AKP Amri sebanyak 5 kali tanpa perlawanan. Tak menunggu lama, Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) langsung mencopot jabatan AKP Amri sebagai Kasat Reskrim Polres Lutra.

"Saat itu sebenarnya tersangka IL ini tidak melakukan perlawanan," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (23/10/2021).

Kata dia, penembakan yang dialami IL jelas-jelas merupakan tindakan ilegal oleh oknum aparat. Sehingga mereka yang terlibat atau yang seharusnya bertanggung jawab kini tengah diproses Propam Polda Sulsel.

"Itu dianggap merupakan tindakan yang berlebihan dengan menggunakan kekerasan yang berlebihan terhadap tersangka. "Tentunya tidak dibenarkan apabila seseorang tersangka tidak melakukan perlawanan kemudian aparat melakukan penembakan bahkan sampai 5 kali," katanya.

Kini, IL hingga kini masih terus dirawat di RS Andi Djemma, Masamba, Lutra, sejak ditembak pada Sabtu 9 Oktober lalu. "Bahkan hampir saja terancam keselamatan jiwanya kan, kritis kan," ujar Zulpan.

Menurut dia, beruntung korban berhasil melewati masa-masa kritis tersebut sehingga kini tinggal menjalani proses pemulihan di rumah sakit.

"Untung sekarang sudah bisa tertangani," katanya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Lutra AKP Amri dimutasi ke Pama Yanma Polda Sulsel buntut penembakan tersebut. Mutasi juga dimaksudkan untuk memudahkan pemeriksaan AKP Amri di Propam Polda Sulsel.

Menurut Zulpan, penembakan dilakukan oleh personel Resmob Polres Lutra, tapi AKP Amri juga diproses karena kegagalan dalam mengatur personel atau bawahannya.

Selanjutnya, sejumlah personel Resmob Polres Lutra juga diamankan untuk proses pemeriksaan di Propam Polda Sulsel. Tapi hingga kini belum ada penjelasan Propam Polda Sulsel terkait pemeriksaan AKP Amri dan bawahannya.