IFBC Banner

Fakta Baru Kasus Subang, Amel Sempat Berkomunikasi dengan Sosok Ini Sejam Sebelum Pembunuhan

Kamis, 28 Oktober 2021 – 17:00 WIB

Foto korban Tuti dan Amel semasa hidup. (Foto: Youtube Indra Zainal Chanel)

Foto korban Tuti dan Amel semasa hidup. (Foto: Youtube Indra Zainal Chanel)

JAKARTA, REQnews - Satu lagi fakta baru terungkap dari penyidikan kasus pembunuhan ibu-anak di Subang. Diketahui, korban Amalia alias Amel ternyata sempat berkomunikasi dengan seseorang sekitar 1 jam sebelum terjadinya pembunuhan.

Amel diketahui sempat melakukan komunikasi pada pukul 22.47 di tanggal 17 Agustus 2021, atau sekitar 1 jam sebelum terjadinya pembunuhan.

Mengutip dari analisa pemilik kanal Youtube Anjas di Thailand baru-baru ini, ternyata Amel sempat berkomunikasi dengan pacarnya, yakni Dicki pada tanggal 17 Agustus 2021 malam pukul 22.47 WIB.

Menurut analisa Anjas, sesuai keterangan polisi di awal pengungkapan kasus pembunuhan Subang, bahwa hasil otopsi pertama diperkirakan Amel meninggal sekitar pukul 5.00 WIB pada tanggal 18 Agustus 2021.

Sedangkan Tuti diperkirakan meninggal sekitar lima jam sebelumnya. Itu artinya sekitar jam 12-an malam.

Dengan demikian, komunikasi Amel dengan pacarnya Dicki, berlangsung 1 jam sebelum pelaku melakukan aksinya terhadap Tuti.

Dari keterangan sebelumnya termasuk teman-teman almarhum Amel, diketahui bahwa Dicki sudah berpacaran dengan Amel sekitar 4 tahun.

Kedekatan keduanya terlihat dari masing-masing saling mengetahui password maupun kata sandi email satu sama lain. Jadi, Dicki juga tahu alamat email milik Amel.

Menurut Anjas, ada dua hal penting dan masuk akal mengapa Dicki mem-private pesan-pesan Amel. Pertama, karena dia mau mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab atas konten-konten milik Amel.

Alasan kedua adalah masing-masing saling mengetahui password dan sandi email satu sama lain.

"Kebucinan ini bisa memberikan dampak positif bagi tim penyidik di kepolisian karena bisa bantu tim penyidik untuk mendeteksi dan memulihkan kembali HP Amel yang hilang," sambung Anjas.

"Siapa tahu dari salah satu HP milik Amel itu memiliki data-data penting sebagai petunjuk yang bisa dipulihkan dengan password dan sandi yang sudah diketahui dari Dicki," ujarnya.

Sementara itu, mengenai banyaknya netizen yang mempertanyakan mengapa Dicki menghapus instastory milik Amel, menurut Anjas, Dicki sudah memberikan keterangan bahwa instastory tersebut tidaklah hilang, melainkan ada di log in atau ada di historical thing, dan data-data ini pun sudah dia serahkan kepada pihak kepolisian.

Begitu pun soal rencana pernikahan Dicki dan Amel, yang menurut pengakuan teman-teman Amel bahwa almarhum masih ragu menikah dengan kekasihnya tersebut, karena Dicki belum memiliki pekerjaan tetap.

Dalam sebuah wawancara di kanal Youtube Heri Susanto, Dicki mengklarifikasi bahwa dirinya memang belum memiliki pekerjaan tetap, namun sejak awal kuliah dia sudah memiliki online shop sebagai sumber penghasilan.

Menurut analisa Anjas, secara keseluruhan dari keterangan-keterangan Dicki di berbagai kanal Youtube, tidak ada hal-hal yang mencurigakan dari dirinya terkait kasus pembunuhan Subang.