Susi Pudjiastuti Ngotot Minta Turunkan Harga Tes PCR, Ferdinand Hutahaean Naik Pitam

Kamis, 28 Oktober 2021 – 21:39 WIB

Ferdinand Hutahaean. (foto: Twitter).

Ferdinand Hutahaean. (foto: Twitter).

JAKARTA, REQnews - Eks Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean nampak naik pitam lantaran mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tidak henti-hentinya menyuarakan agar harga tes polymerase chain reaction (PCR) di Indonesia harus dibuat terjangkau seperti di India seharga Rp96 ribu.

Menurut Ferdinand, Susi Pudjiastuti sudah terlalu banyak bercakap di media sosial. Dia menggolongkan Susi sebagai menteri nihil prestasi.

"Banyak omong kau Sus, saat kau kerja jadi menteri tak ada hasil," kicau @FerdinandHaean3 dilihat, Kamis, 28 Oktober 2021.

Sebab, kata Ferdinand, dengan kekayaan sumber daya alam Indonesia yang melimpah saja, kementerian yang sempat dipimpin Susi tersebut ia tuding tak menyumbangkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sepeser pun.

"Kekayaan laut kita puluhan ribu triliun tapi tak mampu kau jadikan penyumbang APBN," katanya.

Ferdinand pun menilai aksi eksentrik penenggelaman kapal yang khas di era menteri Susi bisa dilakukan oleh satuan pengamanan alias satpam.

"Kalau hanya nenggelamin kapal, itu cukup dilakukan satpam, tak perlu seorang menteri," ujar Ferdinand.

Sebelumnya, Susi Pudjiastuti bersuara ihwal harga tes PCR di Indonesia masih setinggi langit. Susi maukan, harga tes PCR di dalam negeri jangan sampai Rp300.000, tetapi harus terjangkau seperti di India dengan harga Rp96 ribu.

"Harga PCR mau dipakai di semua moda transportasi. Bisakah harganya seperti India? Kenapa Kita di Indonesia harus bayar 4xnya.. bahkan 6x..sd 10x nya. Kenapa diimbau turun hanya sd Rp 300.000??? India PCR Cuma Rp96 Ribu, Di RI Kenapa Harganya Selangit?" tulis Susi di akun Twitter-nya @susipudjiastuti, dikutip Rabu, 27 Oktober 2021.

Susi nampak berang, harga PCR yang diminta Presiden Jokowi senilai Rp300 ribu itu pun masih jauh lebih mahal ketimbang di India.

"Tapi harganya diturunkan dong! Masa setelah diimbau Presiden .. masih 3x harga di India," demikian Susi Pudjiastuti berkicau. []