6 Anggota DPRD DKI Diduga Terlibat Korupsi Tanah Munjul, Ini Identitasnya

Jumat, 29 Oktober 2021 – 14:45 WIB

Ilustrasi KPK

Ilustrasi KPK

JAKARTA, REQnews - KPK tengah mendalami dugaan keterlibatan enam anggota DPRD DKI Jakarta dalam kasus korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur.

Sebelumnya, nama keenam anggota DPRD itu disebut dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis 28 Oktober 2021.

"Tentu setiap fakta sidang dari keterangan saksi di depan majelis hakim kami pastikan akan didalami lebih lanjut pada sidang-sidang berikutnya," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri, Jumat 29 Oktober.

Ali memastikan, informasi itu akan didalami dan ia meminta masyarakat tetap mengawal jalannya persidangan kasus tanah tersebut.

"Kami akan konfirmasi fakta sidang dimaksud termasuk nanti kepada terdakwa," ujarnya.

Sebelumnya, dalam perisdangan kasus ini, jaksa pada KPK membacakan BAP Kepala BPKD DKI Jakarta Edi Sumatri, yang dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Yoory Corneles Pinontoan, eks Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya.

"Izin membacakan BAP. 'Kami sebutkan, banyak orang lain juga yang meminta tolong proses percepatan pencairan contohnya teman-teman dari DPRD'," kata Jaksa Takdir Suhan.

"Kemudian ada Yusuf Sekretaris komisi C dari PKB bersama Pak Andika anggota komisi C pernah juga meminta proses pencairan tanah di SDA tahun 2020, kemudian ada Suhaimi Wakil Ketua DPRD dari PKS meminta percepatan pembahasan tanah di SDA (Dinas Sumber Daya Alam), kemudian ada Jamaluddin anggota komisi A terkait permohonan percepatan pencairan di SDA, Haji Misan Wakil Ketua DPRD mengajukan permohonan percepatan penerbitan SPM (Surat Perintah Membayar) lahan di dinas perumahan, kemudian ada Boy Sadikin tahun 2020 minta tolong percepatan pencairan pembebasan tanah," ujarnya menambahkan.