IFBC Banner

Kasus Pembunuhan Subang, Saksi Diperintahkan Kuras Bak Mandi Penuh Darah

Selasa, 02 November 2021 – 22:17 WIB

Danu saksi kasus pembunuhan subang (Foto:Istimewa)

Danu saksi kasus pembunuhan subang (Foto:Istimewa)

BANDUNG, REQNews - Kasus pembunuhan sadis di Subang dengan korban ibu dan anak gadisnya, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23), hingga kini belum juga terungkap pelaku dan motifnya.

Namun, ada beberapa hal yang janggal yang juga hingga kini belum terungkap.

Salah satunya dilakukan oleh saksi Muhammad Ramdanu alias Danu (21). Keponakan korban tersebut, ternyata sempat menguras bak mandi yang kondisinya penuh darah. Tindakan itu dilakukan Danu, sehari setelah terjadinya pembunuhan sadis.

Dari hasil pemeriksaan, Danu melakukan pengurasan bak mandi penuh darah tersebut, berdasarkan perintah seseorang yang belakangan diketahui sebagai petugas bantuan polisi (Banpol).

Kepada penyidik yang memeriksanya, Danu mengaku, mendampingi Banpol itu saat masuk ke TKP. Usai masuk ke dalam TKP, Danu pun menuruti keinginan orang yang tak dikenalnya itu untuk menguras bak mandi.

Kriminolog Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Agustinus Pohan, mengatakan kejadian ini janggal. "Harusnya, TKP atau lokasi sebuah peristiwa tindak pidana tidak boleh dirusak atau dilakukan pengubahan apapun," tegasnya.

Menurutnya, kejanggalan ini harus didalami. Mengingat, pembersihan bak mandi penuh darah tersebut atas perintah seorang yang katanya anggota Banpol.

"Banpol harusnya paham kalau TKP tidak boleh dilakukan perubahan. Kalau ini sampai ada perubahan, arahnya belum tentu juga pada pengungkapan," jelasnya.