Sakit Hati, Motif Perampokan yang Berujung Pembunuhan Satpam Gudang Rokok di Solo

Senin, 22 November 2021 – 12:30 WIB

Ilustrasi Mayat (Foto: Istimewa)

Ilustrasi Mayat (Foto: Istimewa)

 

JAKARTA, REQnews - Motif pelaku perampokan yang berujung pembunuhan satpam Suripto di gudang rokok PT Japan tbk di Solo akhirnya terungkap. Aksi sadis itu ternyata bermotif dendam. Pelaku RS MM alias S yang merupakan pecatan satpam gudang tersebut, sakit hati karena dilaporkan oleh korban ke atasan karena da sering mangkir kerja.

Seperti diketahui, Polresta Solo menangkap pelaku perampokan gudang rokok PT Japan tbk di jalan Brigjend Sudiarto no 202. Pelaku berinisial RS MM alias S ditangkap di rumahnya di Sembukan, Sidoharjo, Wonogiri, Jumat 19 November 2021.

Tersangka menggunakan linggis dengan panjang sekira 30 sentimeter untuk menghabisi nyawa mantan rekan kerjanya itu.


Menurut Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak, antara korban dengan pelaku sebelumnya saling kenal karena sama-sama kerja di perusahaan yang sama.

"Tersangka merupakan rekan sekerja korban sebagai petugas satuan pengamanan, beberapa waktu lalu karena indisipliner dikeluarkan dari perusahaan sekira dua bulan lalu," ucap Ade kepada wartawan saat jumpa pers di kantornya, Senin 22 November 2021.

 

Kata Ade indisipliner pelaku adalah tidak masuk piket pengamanan dan meminta korban untuk menggantikannya. Kemudian korban pun melaporkan kelakuan S kepada manajemen dan berbuntut pemecatan.

"Buntutnya pelaku ini dendam kepada korban. Jadi motif tersangka adalah dendam dan ekonomi," katanya. 


"Di mana ditunjukkan pencurian dengan kekerasan, direncanakan sebelumnya oleh tersangka untuk menghabisi korbannya," kata Ade.