Hari Guru Nasional, Nadiem Makarim Curhat Perjuangan Guru di Tengah Pandemi Covid

Kamis, 25 November 2021 – 11:20 WIB

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim (Foto: Tangkapan Layar/YouTube Kemedikbud RI)

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim (Foto: Tangkapan Layar/YouTube Kemedikbud RI)

JAKARTA, REQnews - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim memberikan apresiasi kepada guru se-Indonesia ditengah pandemi Covid-19 saat ini.

Nadiem yang mengenakan busana adat Ulos Mandailing, Sumatra Utara itu menyebut jika tahun lalu merupakan tahun yang penuh ujian, sehingga wajar jika banyak guru yang terdemotivasi. Namun menurutnya, masih banyak juga guru yang tidak putus asa.

Hal tersebut Nadiem katakan dalam pidatonya saat memimpin upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2021 di kantornya, pada Kamis 25 November 2021 yang ditayangkan di YouTube Kemendikbud RI.

“Saya mendengar terobosan-terobosan yang mereka inginkan di sekolah mereka, dan di situlah saya baru menyadari bahwa pandemi ini tidak memadamkan semangat para guru, tapi justru menyalakan obor perubahan,” kata Nadiem dalam pidatonya.

Ia menyebut bahwa guru se-Indonesia menginginkan kesempatan adil untuk mencapai kesejahteraan yang manusiawi, akses terhadap teknologi dan pelatihan relevan yang praktis.

Selain itu, kurikulum sederhana yang bisa mengakomodasi kemampuan dan bakat setiap murid, serta menginginkan pemimpin sekolah yang berpihak kepada murid, bukan birokrasi.

Menurutnya, program Merdeka Belajar yang dicetuskan kini telah berubah menjadi suatu gerakan. “Gerakan ini makin kuat karena ujian yang kita hadapi bersama. Contohnya, penyederhanaan kurikulum sebagai salah satu kebijakan Merdeka Belajar berhasil melahirkan ribuan inovasi pembelajaran,” kata dia.

“Saya tidak akan menyerah untuk memperjuangkan Merdeka Belajar demi kehidupan dan masa depan guru se-Indonesia yang lebih baik. Terima kasih, Merdeka Belajar ini sekarang milik Anda,” ujarnya.