Duh, Pejabat BPN Ungkap 125 PNS di Lingkunganya Terlibat Mafia Tanah

Jumat, 26 November 2021 – 13:32 WIB

Mafia Tanah (foto:Istimewa)

Mafia Tanah (foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Sebanyak 125 PNS Kementerian Agraria dan Tata Ruang terlibat dalam kasus mafia tanah. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri ATR/Waka BPN, Surya Tjandra.

Dari jumlah tersebut sebanyak 32 pegawai sudah mendapat hukuman berat, 53 pegawai mendapat hukuman disiplin, dan 40 pegawai mendapat hukuman ringan.

"Presentase angka ini relatif kecil dari keseluruhan pegawai di Kementerian ATR/BPN, di mana untuk pegawai ASN sebanyak 18.000 orang dan pegawai honorer sejumlah 19.000 orang," ujar Surya Tjandra pada keterangan tertulisnya, Kamis 25 November 2021.

Surya Tjandra juga membocorkan peluang yang bisa membuat mafia tanah bertindak, di antaranya ketika bidang tanah milik seseorang tidak dipakai, hanya ditelantarkan, atau hanya di simpan dengan niat investasi.

Berdasarkan itu, Surya Tjandra mengimbau kepada para pemilik tanah untuk sesekali merawat tanahnya dan dipakai secara nyata agar ada penguasaan fisik yang terlihat.

Surya mengajak masyarakat untuk bersama memerangi mafia tanah. Menurutnya kasus penyalahgunaan sertipikat tanah yang dihadapi pesohor Nirina Zubir, menjadi pembelajaran bagi masyarakat semua untuk lebih sadar dan paham terkait masalah mafia tanah ini.

Surya menambahkan bahwa Kementerian ATR/BPN telah menggalakkan transformasi digital dan pelayanan elektronik.

Hal ini sebagai salah satu dari banyaknya upaya menekan ruang gerak mafia tanah.