IFBC Banner

Jadi Ketua Pengarah Penyelenggaraan Formula E, Ini Kata Bamsoet

Minggu, 28 November 2021 – 13:40 WIB

Ketua MPR dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo (Foto: Istimewa)

Ketua MPR dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) ditunjuk menjadi Ketua Pengarah atau Steering Committee Formula E. Namun Bamsoet mengatakan bahwa posisinya saat ini harus dipahami secara utuh.

IFBC Banner


Karena meski menjabat sebagai Ketua MPR, penunjukannya kali ini dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang merupakan perpanjangan tangan Fédération Internationale de l'Automobile/FIA (Federasi Olahraga Mobil Dunia).

"Sebagai IMI diminta untuk menjadi Steering Committee Formula E, menurut saya ini memang perpanjangan tangan dari Federasi Automobil Internasional untuk menjaga regulasi,” kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu 28 November 2021.

Dirinya pun berharap penyelenggaraan Formula E di Jakarta bisa digelar sukses seperti world superbike di Mandalika. “Hotel-hotel penuh, penerbangan penuh, restaurant penuh, rumah-rumah penduduk banyak yang ditinggali oleh para turis kemudian umkm juga tumbuh dari penjualan merchendise souvenir-souvenir jadi harus dilihat dari sisi itu,” katanya.

Diketahui, dalam pelaksanaan tersebut pertumbuhan ekonomi dalam seminggu tumbuh 5 persen dan bukan hanya Lombok NTT tapi juga impact ekonominya sampai ke Bali.

“Yang melihat itu (Mandalika) Rp 1,6 miliar kemarin di seluruh dunia karena diliput oleh 76 TV internasional dan dinikmati oleh 150an lebih negara. Sehingga di formula E ini kita selamatkan dari sisi ekonominya, dari sisi manfaatnya bahwa ada proses-proses yang harus diselesaikan secara hukum silakan diselesaikan,” kata dia.

Menurutnya, publik harus melihat dari sisi nilai promosinya, karena pasca Covid-19 Indonesia butuh promosi dunia. Dalam penyelenggaraan Formula E, politikus NasDem Ahmad Sahroni menjadi Ketua Pelaksana.

"Sehingga di Formula E ini kita selamatkan dari sisi ekonominya, dari sisi manfaatnya. Bahwa ada proses-proses yang harus diselesaikan secara hukum silakan diselesaikan gitu lho," ujar Bamsoet.