Polrestabes Medan Didaftarkan ke MURI karena Lama Tangani Kasus

Selasa, 30 November 2021 – 23:02 WIB

MURI (Foto:Muri.org)

MURI (Foto:Muri.org)

MEDAN, REQNews - Seorang warga Medan, Paulus Candra mendaftarkan Polrestabes Medan ke Museum Rekor Indonesia (MURI). Pendaftaran ini buntut kekecewaannya karena kasusnya tak ada perkembangan.

Paulus mengungkapkan bahwa kasus perusakan dan pengancaman yang dialami oleh dirinya sudah berjalan hampir 1 tahun 3 bulan, namun tak menemui titik terang.

"Saya daftarkan ke rekor MURI dengan harapan mudah-mudahan ini bisa membuat polisi lebih baik lagi di dalam bekerja. Agar kedepannya kita mencintai kepolisian yang lebih baik dan profesional sehingga masyarakat tidak di kecewakan," ujarnya, Senin 29 November 2021.

Kejadian yang menimpanya terjadi pada hari Minggu 9 Agustus 2020 di kediamannya, Jalan Gaharu Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.

Awalnya, Paulus menjual mobil miliknya di sebuah market place dengan harga yang cukup miring.

"Awalnya, aku jual mobil karena udah enggak cocok lagi lah sama aku," katanya.

Lalu, datang terlapor AH yang sebagai agen jual beli mobil dan ingin melihat kondisi mobil tersebut.

Saat akan melihat mobil, AH kemudian melihat bagian dalam interior mobil.

Saat akan membuka dashboard mobil, AH dengan kuat membuka dan membuat dashboard tersebut menjadi lepas.

Sontak Paulus yang merasa marah kemudian mengusir AH dan membatalkan rencana jual mobil tersebut.

Namun AH tetap ngotot ingin melihat mobil tersebut dan mencoba membuka paksa pagar dan kembali rusak. Bahkan AH juga sempat mengambil batu dan mengancam Paulus dengan cara di lempar.

"Lalu datang lah warga melihat kejadian itu, baru pergi si AH," sambungnya.

Paulus pun kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Medan dengan nomor STTLP/1980/Vlll/2020/SPKT Polrestabes Medan. Namun, hingga kini kasus tersebut masih dalam tahap pemanggilan.

Ia pun berencana akan menyurati Kompolnas, Kapolri dan Presiden Republik Indonesia, Ir.Joko Widodo untuk bisa membenahi kinerja Polri.