Diduga Terpapar Radikalisme, Tjahjo Kumolo Ungkap Banyak Calon Eselon 1 Gagal Menjabat

Rabu, 01 Desember 2021 – 17:02 WIB

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Tjahjo Kumolo (Foto: Istimewa)

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Tjahjo Kumolo (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Tjahjo Kumolo mengungkap banyak calon pejabat eselon 1 yang batal menjabat karena diduga terkait dengan radikalisme dan terorisme.

Menurutnya, itu merupakan salah satu tantangan yang saat ini tengah dihadapi oleh aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, radikalisme adalah hal terlarang yang tak bisa dikompromi dalam pemilihan ASN.

"Ini bikin stres, dua tahun menjadi Menpan RB dalam sidang TPA (tim penilai akhir), hampir di atas 16 calon eselon 1 yang sudah hebat, professor, doktor, mulai dari bawah naik, ikut TPA, gagal jadi eselon 1 gara-gara kelakuan istrinya atau suaminya," kata Tjahjo di Jakarta pada Rabu 1 Desember 2021.

Tjahjo mengatakan keluarga para calon eselon 1 diketahui kerap membuka dan mengkonsumsi paparan dari tokoh-tokoh radikal di media sosial.

"Karena bukti aplikasi, rekam jejak media di hapenya semua bisa terdata dengan baik. Hampir setiap bulan kami mengeluarkan SK ASN yang kami berhentikan karena terpapar radikalisme terorisme," katanya.

Dirinya mengatakan selama ini pemerintah selalu meminta izin pada para calon ASN untuk memeriksa rekam jejak mereka, termasuk rekam jejak digital yang bisa diungkap dalam TPA.