Ada Lagi! Ibu Dipolisikan 5 Anaknya Gegara Harta, Dibawa ke Mapolres Pakai Kursi Roda karena Lumpuh

Jumat, 03 Desember 2021 – 07:31 WIB

Ibu Rodiah di Polres Metro Bekasi. (Foto: Istimewa)

Ibu Rodiah di Polres Metro Bekasi. (Foto: Istimewa)

BEKASI, REQnews - Terjadi lagi kasus ibu dipolisikan anak kandung karena persoalan harta warisan. Kali ini kasusnya terjadi di Bekasi, Jawa Barat.

Seorang ibu bernama Rodiah (72 tahun) asal Kampung Gudang Huut, Kecamatan Cibarusah, Bekasi, dilaporkan kelima anak kandungnya ke Polres Metro Bekasi karena masalah harta warisan.

Rodiah dilaporkan atas tuduhan dugaan penggelapan. Dia pun datang ke Markas Polres Metro Bekasi untuk pemeriksaan dengan diantar ketiga anaknya pada Senin, 29 November 2021 lalu.

"Sakit (perasaan) saya... Sonya (anak pertama Rodiah), melaporkan ibu ke Mabes, ke Polda, dan terakhir di Polres. Katanya ibu gadaikan tanah sebesar Rp500 juta," kata Rodiah, dikutip Jumat, 3 Desember 2021.

Saat mendatangi markas Polres Metro Bekasi, Rodiah duduk di atas kursi roda lantaran kedua kakinya lumpuh akibat penyakit stroke.

Dia pun sama sekali tak menyangka anak-anak kandungnya yang telah ia lahirkan dan besarkan bisa mempolisikannya hanya karena ingin harta warisan.

Anak-anaknya menuduh Rodiah menggadaikan sertifikat tanah seluas 9.000 meter persegi. Selain dilaporkan ke polisi, Rodiah juga mengaku seringkali mendapat perlakuan tak baik dari lima anak kandungnya seperti diteror hingga dipaksa tanda tangan.

"Anak ibu ada delapan yang tiga ikut sama ibu. Yang lima itu yang sering teror ibu. Rumah ibu ditimpukin batu, sampai ibu dipaksa tanda tangan," katanya.

Menurut Rodiah, perlakuan kelima anaknya menjadi kasar terhadap dia sejak sang suami meninggal dunia. Bahkan saat pihak keluarga menggelar tahlilan hari ketiga meninggalnya suami, kelima anaknya secara diam-diam mengambil surat tanah yang ia simpan.

"Lima anak saya yang melaporkan saya, Sonya Susilawati, Syarif, Ahmad Basari, Moamar Khadafi, sama Sopyana," kata Rodiah smabil menangis.

"Tapi ibu mah pasrah saja sudah, mau diapain juga. Ibu punya Allah SWT. Ibu serahkan semua nasib ibu," tandasnya.

Hingga kini, polisi belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini.