Jaksa Selidiki Transfer Cristiano Ronaldo dari Juventus ke MU

Sabtu, 04 Desember 2021 – 23:04 WIB

Cristiano Ronaldo (Foto:AP)

Cristiano Ronaldo (Foto:AP)

TURIN, REQNews –Transfer Cristiano Ronaldo ke Manchester United, pada musim panas 2021 ternyata meninggalkan permasalahan hukum, pasalnya dalam transfer tersebut didiga ada pemalsuan akuntansi.

Mengenai persoalan tersebut juga telah diumumkan langsung oleh pihak Juventus, bahwa transfer tersebut masuk radar Kejaksaan sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan kasus pemalsuan akuntansi.

Bianconeri sedang diselidiki atas tuduhan pemalsuan dan telah mengumumkan dengan pernyataan resmi bahwa perintah pencarian dokumen baru sehubungan dengan kasus tersebut.

"Klub mengumumkan telah menerima pemberitahuan tentang perintah penggeledahan dan penyitaan baru terkait dengan penyelidikan yang sedang berlangsung oleh Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Turin terhadap klub," demikian pernyataan resmi Juventus, seperti dikutip Football Italia, Sabtu 4 Desember 2021.

Tuduhan itu hampir sama dengan apa yang diungkapkan klub selama akhir pekan kemarin. Akan tetapi, mereka juga memasukkan, "penjualan permanen di neraca per 30 Juni 2021, terkait nilai ekonomi dari pejualan pemain Cristiano Ronaldo."

"Seperti yang telah diungkapkan, perusahaan bekerja sama dengan penyelidik dan CONSOB (Komisi Nasional Perusahaan dan Bursa Efek) untuk mengklarifikasi setiap aspek masing-masing kepentingan karena diyakini telah bertindak sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang mengatur penyusunan laporan keuangan, sesuai dengan prinsip akuntansi, dan sejalan dengan praktik internasional di industri sepakbola dan kondisi pasar."

Cristiano Ronaldo resmi bergabung dengan Manchester United dari Juventus dalam kesepakatan 14 juta euro pada Agustus 2021. Kesepakatan itu masih bisa bertambah menjadi 8 juta euro melalui skema bonus. Juventus mencatat kerugian modal sebesar 14 juta euro dengan kembalinya Ronaldo ke Old Trafford.

"Perintah pencarian tidak mengubah hipotesis investigasi dari tindakan sebelumnya yang diumumkan pada hari Jumat," kata pengacara Juventus, Maurizio Bellacosa kepada ANSA.

Awal pekan lalu, Juventus meyakinkan bahwa mereka bekerja sama dengan penyelidik dan yakin bisa mengklarifikasi posisi mereka. Banyak direktur mereka saat ini telah diperiksa jaksa Turin pada pekan ini, termasuk dua direktur di skuad U-23, Maurizio Arrivabene dan Giovanni Manna.

Penyelidik juga sedang mencari 'dokumen rahasia' yang disetujui oleh Cristiano Ronaldo dan Juventus. Makanya, untuk alasan ini, penyelidik dapat segera menanyai ke agen Cristiano Ronaldo, Jorge Mendes.