Update Kasus Subang, dr Hastry: Pelaku Paham Forensik, Hapus Sidik Jari Tapi Ada Jejak Tertinggal

Minggu, 05 Desember 2021 – 20:01 WIB

Kasus pembunuhan Subang

Kasus pembunuhan Subang

JAKARTA, REQnews - Fakta baru yang mengejutkan terkait kasus pembunuhan Subang diungkap oleh ahli forensik Mabes Polri, Kombes Pol DR dr Sumy Hastry Purwanti.

Diungkap dr Hastry, pelaku pembunuhan Subang merupakan seseorang yang sangat paham ilmu forensik. Ini dibuktikan dengan minimnya jejak pembunuhan dalam kasus tersebut.

Pelaku sangat berhati-hati dan waspada dalam melakukan aksinya. Bahkan, di jenazah korban Tuti dan Amalia pun sudah tidak ditemukan sidik jari pelaku.

Jasad kedua korban sudah lebih dulu dibersihkan oleh pelaku. Hastry menjelaskan bahwa sidik jari pada tubuh bisa hilang jika dibersihkan dengan sabun.

Karena itu, dia memperkirakan bahwa pelaku tahu persis cara menghilangkan jejak sidik jari pada tubuh korban. Dengan kata lain, pelaku adalah orang yang memang ahli atau paham forensik.

Namun, kata Hastry, tidak ada kejahatan yang sempurna. Tim Inafis Mabes Polri dan Polres Subang masih bisa mendeteksi sidik jari pelaku di tembok yang kering, pintu masuk, pintu keluar dan di mobil.

"Bisa ditemukan, mungkin waktu membersihkan cepat-cepat. Kemarin saya dapat, sidik jari di sekitar mobil, di rumah juga," jelas dr Hastry, dikutip dari kanal Youtube Denny Darko, Minggu, 5 Desember 2021.

Meski sedikit, kata Hastry, petunjuk yang didapat dianggap sudah cukup kuat untuk menjadi alat bukti yang bisa menjerat tersangka pembunuh ibu dan anak di Subang.

Kemudian, untuk lebih menguatkan ke arah penunjukkan tersangka pembunuh ibu dan anak di Subang, bukti yang didapat itu dipadukan dengan alat bukti lainnya seperti hasil tes lie detektor, psikologi forensik hingga ilmu grafologi.

Hastry pun membeberkan bahwa pemeriksaan forensik yang dilakukannya dalam kasus pembunuh ibu dan anak di Subang sebenarnya sudah rampung dan apa yang menjadi temuannya sifatnya mutlak.

Dia juga mengatakan, sudah ada beberapa petunjuk penting yang bisa membawa polisi untuk menentukan siapa dalang pembunuhan Subang.