Kemenkumham Dalami Dugaan Persekongkolan Kaburnya Napi Lapas Tangerang

Rabu, 15 Desember 2021 – 23:01 WIB

Ilustrasi Penjara (Foto: Istimewa)

Ilustrasi Penjara (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tengah mendalami kasus kaburnya narapidana kasus narkoba dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang.

"Teman-teman inspektorat saat ini juga sudah turun mendalami keterkaitan apakah ada persekongkolan jahat," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkumham Andap Budhi Revianto di Gedung Kemenkumham, Jakarta, Rabu, 15 Desember 2021.

Kasus ini, Andap menegaskan mendapat perhatian serius dari Menkumham Yasonna Laoly. Hal itu terlihat dengan dicopotnya Kepala Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Banten Agus Toyib dan Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Kanwil Banten sekaligus Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas (Kalapas) Tangerang, Nirhono Jatmokoadi.

"Tentu hal (rotasi) ini berkaitan dalam rangka komitmen pimpinan kita, dalam hal ini Bapak Menkumham Yasonna Laoly. Beliau menegaskan tidak menoleransi hal-hal seperti ini, saya selaku sekjen menerjemahkan perintah beliau," jelasnya.

Selanjutnya, jabatan Kakanwil Kemenkumham Banten diisi Tejo Harwanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kakanwil Kalimantan Selatan. Sementara Kadiv Pas Banten digantikan Masjuno, yang sebelumnya menjabat sebagai Kadiv PAS Kanwil Papua Barat. Sedangkan Kalapas Tangerang diisi Asep Sutandar yang sebelumnya menjabat sebagai Kalapas Kelas I Madiun.

Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas 1A Tangerang, berinisial A dilaporkan kabur pada Rabu, 8 Desember 2021. Dia merupakan narapidana dalam kasus narkotika.