IFBC Banner

Mahfud Minta Kasus Pungli Rp 40 Juta Selebgram Rachel Vennya Diusut Tuntas

Rabu, 15 Desember 2021 – 17:50 WIB

Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Istimewa)

Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta agar mengusut tuntas terkait dengan pemberian uang sogokan oleh selebgram Rachel Vennya kepada seseorang bernama Ovelina supaya lolos dari Karantina.

Karena menurutnya, itu dapat dikatakan sebagai pungutan liar dan harus diusut dengan proses hukum. "Itu termasuk dari pungli. Biar nanti diproses secara hukum. Kan ada hukumnya," kata Mahfud, Rabu 15 Desember 2021

"Jadi yang saya baca, 'di pengadilan itu saya bayar ke mbak ini Rp 40 juta, lalu disetor ke ini yang ASN itu di suatu institusi. Itu sekian'. Nanti saya mau sampaikan agar itu diusut," lanjutnya.

Ia juga meminta agar pemberian uang Rp 40 juta dari Rachel Vennya agar bisa kabur dari karantina diusut tuntas, karena menurutnya dalam penegakkan hukum tidak pandang bulu.

"Seorang artis lari, tidak ikut karantina, ditangkap oleh polisi, di pengadilan terbukti dia membayar Rp 40 juta kepada petugas. Petugas ini pegawai swasta. Tapi nyetornya ke seorang ASN. Itu pungli," kata dia.

Selain itu, Mahfud mengatakan terdapathal penting dibalik pengusutan kasus pungli tersebut, yaitu terkait dengan kesadaran moral yang harus dimiliki oleh setiap warga negara.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu pun ingin masyarakat memiliki kesadaran moral dan patuh terhadap hukum. "Yang penting bagi saya sebenarnya kesadaran moral itu diutamakan oleh setiap warga negara," katanya.

Sehingga, menurut Mahfud, praktik lungutan liar ataupun sogok menyogok tidak lagi terjadi. "Kalau kita ini kan peneggak hukum jadi pakai pasal Undang-Undang Nomor berapa, pasal berapa, kita tentukan. Tapi nggak semua, kita semua itu di luar hukum punya kesadaran moral," ujarnya.