Di Belanda, Virus Corona Dijual Secara Online, Harganya Rp 539 Ribu

Rabu, 22 Desember 2021 – 07:59 WIB

Foto: Brussels Times

Foto: Brussels Times

Den Haag, REQNews.com -- Kepolisian Belanda menangkap seorang pria penjual virus corona secara online kepada orang-orang yang ingin tertular virus mematikan itu secara mandiri.

Situs Ananova.com memberitakan pria itu, yang namanya tak diungkap sesuai undang-undang privasi, juga menjual alat tes infeksi sehingga dapat memverifikasi apakah pembeli telah terinfeksi.

Pria itu ditangkap polisi keuangan Belanda di Den Haag. Kementerian Keuangan (FIOD) mengatakan virus dijual di situs web yang telah ditutup. Pembeli mengeluarkan 33,50 euro, atau Rp 539 ribu, dan akan menerima dengan bonus test kit.

Situs online itu mengatakan virus yang dijual berusia tidak lebih dari tiga bulan, sehingga memiliki kemampuan melakukan mutasi dan menghasilkan varian baru.

Pembeli juga akan dijanjikan cepat terinfeksi. Setelah pulih dari penyakit, otoritas kesehatan akan mengeluarkan sertifikat kesehatan.

Namun, tersangka penjual telah dibebaskan. Juru bicara FIOD mengatakan; "Penyelidikan lebih lanjut akan segera dimulai untuk mengetahui berapa banyak virus telah terjual."

Pihak berwenang juga memperingatakan agar penduduk tidak menginfeksi diri sendiri karena membahayakan oarng lain. Tidak jelas apakah tersangka menghadapi dakwaan.