IFBC Banner

Polisi Buru Driver Grab Terduga Penganiaya dan Pelecehan Penumpang Muntah di Mobilnya

Jumat, 24 Desember 2021 – 16:03 WIB

Pelecehan (Foto:Istimewa)

Pelecehan (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Kapolsek Tambora, Kompol Faruk Rozi membenarkan adanya pelaporan oleh Novia Tambrani. Novi menjadi korban penganiayaan dan pelecehan oleh driver Grab ketika hendak pulang kekediamannya di Tambora, Jakarta Barat, Kamis 23 Desember 2021 kemarin.

Kini Kepolisian Sektor Tambora mengaku tengah memburu oknum sopir taksi online tersebut.

"Sudah diterima laporannya pada Kamis dini hari kemarin," kata Faruk, Jumat 24 Desember 2021.

Faruk menambahkan, pihaknya juga mengantarkan langsung Novia ke RS Atmajaya untuk menjalani visum. Korban diantarkan oleh anggota piket seusai membuat laporan.

"Iya didampingi oleh anggota ke Rumah Sakit Atmajaya untuk visum. Sekitar pukul 03.25," tambah Faruk.

Faruk mengungkapkan, bahwa pihaknya langsung bergerak untuk menangkap pelaku. Terlapor berinisial GJ itu diduga menganiaya Novi hingga mengalami luka di wajah dan bagian perut.

Sebelumnya viral curhatan Novi Tambrani di media sosial yang menjadi korban pelecehan dna penganiayaan oleh sopir Grab, hingga mengalami luka. Kejadian tersebut berlangsung di Tambora, Jakarta Barat, 23 Desember 2021 dini hari.

Dalam postingan itu, ia menceritakan jika penganiayaan tersebut dilakukan oleh sopir taksi online berinisial GJ yang tidak terima mobil miliknya terkena muntahan.

Berikut isi postingan Novi:

"Guys jadi gw disini mau cerita sedikit tentang kejadian yg gw & cici gw @juliatambrani alami subuh tadi sekitar jam 02.00 dengan supir @grabid. Awalnya gw muntah di mobil supir tsb (muntahnya buka jendela dan tongolin kepala keluar) sama sekali gk kena bagian dalam mobil supir grab dan di sepanjang perjalanan pulang supir itu ngedumel terus. Nah gw ngomong lah “tenang pak nnti saya ganti rugi ongkos cuci mobil nya ya,” tulis Novi di akun Instagramnya.

"Nah setelah sampe di tujuan gw kasih lah uang tips 100rb (sbg permintaan maaf), tuh supir malah minta ganti rugi 300rb. Trus dia turun dari mobil dan langsung “PEGANG2” cici gua @juliatambrani sambil mengancam akan bawa temen2 nya dan keroyok kita, terus gak lama kemudian supir itu megang2 gw juga (dirangkul,peluk,peggang dagu,dan kena PD gw). Gw tepis dong tangan dia langsung lah gw di TAMPAR sama tuh supir," ungkap Novi.

“Setelah dia nampar gw, gw sama nci gwe langsung bela diri dong pukul balik. Tuh sopir malah langsung tendang gw di perut dan sopir mau langsung kabur begitu aja. Gwe ga terima donk diperlakukan seperti itu. Gwe ributin lagi sampe akhirnya banyak bangat warga misahin,” katanya.

Setelah warga dan ade sepupu gwe datang, langsung lah dia naik pitam begitu dengar gwe digampar dan ditendang. Gelutlah mereka berdua sampe ade gwe berdarah di bagian bibir dan kaki. Akhirnya masalah ini gwe bawa ke polisi,” demikian isi postingan Novi.