IFBC Banner

Sebelum Dibuang, Oknum TNI Berencana Bawa Sejoli di Nagreg ke Rumah Sakit, Tak Jadi Hanya Gegara Ini

Minggu, 26 Desember 2021 – 13:00 WIB

Sebelum akhirnya dibuang ke sungai di lokasi berbeda, Kapendam XIII/Merdeka, Letkol Inf. Jhonson M. Sitorus mengatakan oknum anggota TNI AD sempat berencana membawa Handi dan Salsabila ke rumah sakit (Foto: Istimewa)

Sebelum akhirnya dibuang ke sungai di lokasi berbeda, Kapendam XIII/Merdeka, Letkol Inf. Jhonson M. Sitorus mengatakan oknum anggota TNI AD sempat berencana membawa Handi dan Salsabila ke rumah sakit (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Sebelum akhirnya dibuang ke sungai di lokasi berbeda, Kapendam XIII/Merdeka, Letkol Inf. Jhonson M. Sitorus mengatakan oknum anggota TNI AD sempat berencana membawa Handi dan Salsabila ke rumah sakit. Namun, niat tersebut urung karena tak kunjung menemukan rumah sakit terdekat. 

“Setelah kejadian, tiga orang tersebut membawa jasad korban tabrak lari. Rencananya membawa korban ke rumah sakit terdekat. Namun setelah beberapa menit mencari rumah sakit terdekat tidak ditemukan. Akhirnya, tidak tahu apa yang terlintas dalam pikiran tiga orang oknum anggota TNI ini sehingga membuang korban ke Sungai Serayu,” ucap Jhonson saat menggelar jumpa pers, Sabtu 25 Desember 2021.

Kata Jhonson, sebelum terjadinya peristiwa kecelakaan maut itu, Kolonel P mengikuti kegiatan bidang intelijen di Jakarta.

“Pada tanggal 3 Desember 2021 mendapat surat perintah dari Danrem 133/Nani Wartabone untuk melaksanakan, dan mengikuti kegiatan evaluasi bidang intel dan pengamanan di tubuh angkatan darat yang dilaksanakan pada 6 sampai 7 Desember 2021,” katanya.


Lanjut Jhonson, Kolonel P mendapat izin untuk menengok keluarganya di Jawa Tengah (Jateng).

“Ketiga oknum ini berangkat dari Jakarta dan kejadian laka lalin itu pada sore hari, 8 Desember 2021,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, insiden kecelakaan yang menewaskan sejoli di Nagreg, perbatasan antara Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung, Rabu 8 Desember 2021 membuat geger publik. Pasalnya, keduanya sempat hilang misterius selama sepekan. Sampai akhirnya Handi dan Salsabila ditemukan tewas di lokasi berbeda. 

Dua jasad yang merupakan pasangan sejoli itu dibuang di Cilacap dan Banyumas. 

Kasus tersebut pun terungkap, sejoli itu ternyata korban kecelakaan di Kabupaten Bandung. Jasadnya lalu dibuang di dua Kabupaten di Jawa Tengah. 

Jasad Handi Saputra ditemukan warga di Sungai Serayu, wilayah Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, Sabtu 11 Desember 2021. Sedangkan, mayat Salsabila ditemukan di aliran Sungai Serayu, wilayah Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, di waktu yang hampir bersamaan.

 
Hasil pemeriksaan, ternyata pelakunya adalah oknum anggota TNI Angkatan Darat (AD).

Ketiga anggota TNI AD tersebut yakni Kolonel Infanteri P (Korem Gorontalo, Kodam Merdeka), Kopral Dua DA (Kodim Gunung Kidul, Kodam Diponegoro) dan Kopral Dua AH (Kodim Demak, Kodam Diponegoro) yang saat ini resmi ditahan.