IFBC Banner

Tiga Wanita yang Viral Lakukan Aksi Berbahaya Terhadap Balita Ditangkap Polres Bitung

Selasa, 28 Desember 2021 – 14:05 WIB

3 wanita lakukan penganiayaan (Foto:Istimewa)

3 wanita lakukan penganiayaan (Foto:Istimewa)

BITUNG, REQNews - Akhirnya polisi mengamankan tiga orang wanita melakukan aksi kekerasan yang berbahaya terhadap balita satu tahun di Kota Bitung. Polres Bitung mengamankan MK (20), SM (19) dan IS (17) sebagai pelaku.

Kasi Humas Polres Bitung AKP Hermanses Juda Katiandagho mengatakan, aksi tersebut terjadi pada Sabtu 25 Desember 2021 sore di dalam kamar salah satu rumah warga di wilayah Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Aksi kekerasan dan berbahaya tersebut divideokan oleh salah satu teman dari dua pemudi tersebut inisial IS (17).

"Video tersebut kemudian diupload di media sosial dan menjadi ramai di masyarakat," kata AKP Hermanses Juda Katiandagho, Selasa 28 Desember 2021.

Dalam video tersebut terlihat balita usia satu tahun menangis diperlakukan kejam oleh kedua pelaku.

Video berdurasi 0.26 detik tersebut memperlihatkan seorang balita berbaju merah sedang digendong perempuan berkaos abu-abu bercelana pendek putih. Perempuan tersebut terlihat menggendong balita itu dengan kasar, mengangkatnya naik turun sambil melompat-lompat. Perempuan itu seakan tak peduli meski terdengar suara tangis bayi malang itu.

Tiba-tiba seorang perempuan berkaos hitam bercelana panjang putih berdiri dan gantian menggendong balita tersebut. Bagi itu kembali mendapat perlakuan kasar dan berbahaya. Dia digoyangkan naik turun kemudian dibanting ke atas kasur.

Tindakan tersebut tidak berhenti sampai di situ, balita itu kemudian kepalanya didorong-dorong di atas kasur. Meski balita itu menangis, perempuan berkaos hitam itu bukannya kasihan, malah kembali mengangkat balita itu dengan posisi kaki di atas dan kepalanya di bawah dan digerakkan naik turun.

"Atas kejadian ini, Polres Bitung lewat Tim Tarsius Presisi Polres Bitung sudah mengamankan tiga orang pemudi warga kota Bitung bersama barang bukti HP pada Senin 27 Desember 2021, sore tadi di wilayah kecamatan Matuari kota Bitung.

Ketiganya saat ini sudah dalam pemeriksaan di unit PPA Sat Reskrim Polres Bitung," tuturnya.