Yahya Waloni Hanya Dituntut 7 Bulan Penjara, Jaksa: Dia Sudah Minta Maaf

Rabu, 29 Desember 2021 – 02:02 WIB

Ustaz Yahya Waloni

Ustaz Yahya Waloni

JAKARTA, REQnews - Penceramah Yahya Waloni dituntut hukuman 7 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan kasus ujaran kebencian terkait SARA, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 28 Desember 2021.

Menurut jaksa, tuntutan yang begitu rendah terhadap ustaz yang kerap menyampaikan ceramah-ceramah kontroversial tersebut adalah karena yang bersangkutan sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf telah mengejek umat Kristiani.

"Hal-hal yang meringankan terdakwa, terdakwa tidak berbelit-belit dalam persidangan, menyesali perbuatannya dan telah meminta maaf pada umat Nasrani dan seluruh rakyat Indonesia," kata JPU.

Kemudian, jaksa juga mempertimbangkan status Yahya sebagai kepala rumah tangga, dan terdakwa berjanji tidak lagi mengulangi perbuatannya.

"Terdakwa berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi, terdakwa merupakan tulang punggung keluarga," ujar Jaksa.

Terlebih, penuntut umum juga melihat pelapor sekaligus saksi dalam perkara ini yang bernama Andreas, di mana dirinya telah memaafkan perbuatan terdakwa Yahya.

Sementara pertimbangan hal yang memberatkan, penuntut umum menyatakan perbuatan Yahya Waloni dinilai dapat merusak kerukunan antarumat beragama di Tanah Air.

"Hal yang memberatkan perbuatan terdakwa dapat merusak, kerukunan antarumat beragama di Indonesia yang sudah berjalan dan terjalin selama ini," kata jaksa dalam persidangan.

Meski demikian, jaksa tetap menyatakan jika perkara hukum terhadap terdakwa tetap harus berjalan sesuai dengan prosesnya. Sebagaimana berdasarkan Pasal 45A ayat 2 ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Muhammad Yahya Waloni dengan pidana penjara selama tujuh bulan dikurangi selama terdakwa di dalam tahanan dengan perintah tetap ditahan dan denda sebesar Rp50 juta rupiah subsidair satu bulan kurungan," kata penuntut umum.