Masjid Ditutup Paksa di Prancis, Islamofobia Kian Memburuk?

Kamis, 30 Desember 2021 – 05:02 WIB

Ilustrasi masjid

Ilustrasi masjid

JAKARTA, REQnews - Pemerintah Prancis kembali melakukan penutupan paksa sebuah masjid yang berada di wilayah bagian utara, di Oise, tepatnya di Kota Beauvais.

Menurut laporan BBC, seperti dikutip Rabu 29 Desember 2021, pihak berwenang setempat menyatakan penutupan akan berlangsung selama enam bulan ke depan.

Bukan masalah islamofobia, namun pejabat di Beauvais menjelaskan, bahwa penutupan ini adalah akibat dari ceramah-ceramah di masjid tersebut yang menggaungkan jihad serta penuh hasutan dan kekerasan.

Adapun Prancis masih terus gencar melakukan pemeriksaan di tempat-tempat ibadah Islam yang diduga memiliki hubungan dengan ekstremisme.

Masalah ini bahkan sudah disampaikan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin. Ia berkata, imam di masjid itu menyeruhkan penargetan kepada non Muslim, Yahudi serta kaum homoseksual dalam ceramahnya.

Pihak berwenang memberi waktu 10 hari kepada masjid untuk merespons. Agence France-Presse mengutip surat kabar lokal Courrier Picard menyatakan, imam masjid baru saja masuk Islam.

Sementara kuasa hukum asosiasi pengelola masjid di Prancis, menyebut bahwa imam yang menyampaikan ceramah berbau radikalisme itu sudah diskors.