Makin Panas, 60 Pengacara Dampingi Pelatih Biliar Sumut Lawan Gubernur Edy Rahmayadi

Jumat, 31 Desember 2021 – 21:33 WIB

Khoiruddin Aritonang alias Coki (Foto:Istimewa)

Khoiruddin Aritonang alias Coki (Foto:Istimewa)

MEDAN, REQNews – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi akan mendapatkan perlawanan dari 60 pengacara yang tergabung dalam Advokat Menolak Arogansi Sumatera Utara untuk membela Khoiruddin Aritonang alias Coki.

Para pengacara itu siap bela Coki yang dijewer dan dipermalukan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi di acara pemberian tali asih bagi atlet dan pelatih PON XX di Papua di Aula Tengku Rizal Nurdin, Senin 27 Desember 2021 siang.

"Kami dari pihak Khoiruddin Aritonang dan kami para advokat tergabung dalam advokat menolak arogansi Sumatera Utara. Kurang lebih 60 pengecara dari kawan-kawan atas simpati dan empati terhadap beliau. Ikut bergabung bersama kami," kata Ketua Tim, Teguh Syuhada Lubis dalam jumpa pers di Kota Medan, Kamis, 30 Desember 2021.

Teguh menjelaskan langkah-langkah hukum yang akan dilakukan pertama menyampaikan surat somasi kepada Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. Upaya itu dilakukan pada Kamis siang kemarin, sekitar pukul 13.00 WIB.

"Kami mengharapkan Pak Edy menyampaikan permohonan maaf. Bukan memberikan pembenaran terkait hal ini. Minta maaf kepada Aritonang dan keluarganya. Kami memberikan waktu 1x24 dari waktu surat ini terima," jelas Teguh.

Teguh mengungkapkan tenggat waktu hingga Jumat siang, 31 Desember 2021, tepat pukul 13.00 WIB. Namun, jika tak kunjung menyampaikan permohonan maaf secara terbuka maka Coki dan tim kuasa hukumnya akan membuat laporan ke Polda Sumut.

Teguh menjelaskan dasar hukum dapat mempidanakan mantan Pangkostrad itu, yakni Pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik dan Undang-undang 39 tahun 1999 tentang Hak Azasi Manusia.

Teguh mengatakan pihaknya siap membela Coki untuk memberikan pembelajaran kepada Edy Rahmayadi agar bisa memperbaiki cara berkomunikasi dan interaksi. Menurut dia, kliennya Coki mengalami sakit hati dan kecewa atas sikap Edy.