Mayjen TNI (Purn) Emack Syadzily Jadi Korban Mafia Tanah, Pelaku Diduga Kadishub Depok

Minggu, 09 Januari 2022 – 15:03 WIB

Ilustrasi Mafia Tanah (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Mafia Tanah (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Kasus mafia tanah yang diduga melibatkan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Depok Eko Herwiyanto hingga anggota DPRD Depok Nurdin Al Ardisoma adalah tanah milik mantan Direktur Badan Intelijen Strategis (BAIS) Mayjen TNI (Purn) Emack Syadzily.

"Korban atas nama Mayor Jenderal AD (Purn) Emack Syadzily," ujar Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi, Sabtu 8 Januari 2022.

Kasus ini telah naik tahap penyidikan dan polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Selain Eko dan Nurdin, dua tersangka lainnya ialah Burhanudin Abubakar dan Hanafi selaku pihak swasta.

Kasus pemalsuan surat penyerahan hak tanah tersebut terjadi saat tersangka Eko Herwiyanto masih menjabat sebagai Camat Sawangan, Depok.

"Bahwa dugaan pemalsuan surat pernyataan pelepasan hak untuk kepentingan swasta ini dibuat oleh saudara H dan saudara NA yang dibantu oleh saudara EH," kata dia.

Setelah itu, surat yang telah dipalsukan tersebut digunakan oleh tersangka Burhanudin Abu Bakar sebagai dokumen lampiran. Kala itu, Burhanudin mengajukan permohonan penyerahan sebidang tanah kepada Pemerintah Kota (Pemkot Depok) yang diperuntukan tempat pemakaman.

Akibat perbuatan mereka, para tersangka telah dipersangkakan dengan Pasal 263 KUHP, Pasal 266 KUHP, Pasal 378 KUHP, Pasal 372 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP.