Bejat! Janda di Sumsel Diperkosa 2 Oknum Sekuriti dengan Tangan Diborgol, Begini Kronologisnya

Senin, 10 Januari 2022 – 16:02 WIB

Seorang janda inisial TS (42), di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan dengan posisi tangan di borgol diperkosa oleh dua oknum sekuriti, Fen Efendi (39) dan Arianto (24) (Foto: Istimewa)

Seorang janda inisial TS (42), di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan dengan posisi tangan di borgol diperkosa oleh dua oknum sekuriti, Fen Efendi (39) dan Arianto (24) (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Seorang janda inisial TS (42), di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan diperkosa oleh dua oknum sekuriti, Fen Efendi (39) dan Arianto (24) di Desa Bina Karya, Karang Dapo, Muratara, pada Rabu 5 Januari 2022 sore. Nahasnya, TS diperkosa dengan posisi tangan di borgol.


"Iya benar korban ini statusnya seorang Janda. Jadi awalnya korban ini memang dituduh mencuri sawit oleh kedua pelaku, kemudian dia diamankan oleh dua oknum sekuriti tersebut. Saat korban diamankan itulah, kedua pria itu menyetubuhi korban secara bergantian," kata Kasat Reskrim Polres Muratara AKP Toni Saputra, Senin 10 Januari 2022.

Awalnya korban yang berstatus janda itu diduga kepergok satpam mencuri sawit di lahan perusahaan. Saat tertangkap basah, kedua tersangka mengamankan TS. 

"Kejadiannya di kawasan perkebunan itu. Pemerkosaan terhadap korban dengan cara kedua tersangka mengunci kedua tangan korban dengan menggunakan borgol, kemudian keduanya menyetubuhi korban secara paksa secara bergantian sebanyak empat kali,"katanya. 

Atas kejadian itu, korban kemudian melapor Polisi. Polisi melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku Jumat 7 Januari 2022 dini hari, tanpa perlawanan.

"Berdasarkan laporan korban, kita melakukan penyelidikan dan menangkap kedua tersangka Jumat kemarin. Penangkapan itu di kediaman kedua pelaku yakni di mess perkebunan tersebut tanpa perlawanan," kata Toni. 

 

Toni mengatakan, Fen dan Arianto saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya kini ditahan dan dijerat tindak pidana pemerkosaan.


"Iya, keduanya sudah kita tetapkan tersangka dan ditahan. Kita jerat tentang tindak pidana pemerkosaan sebagaimana dalam pasal 285 KUHP," katanya.