Aset Ustaz Cabul Herry Wirawan Dibidik Jaksa, Buat Ganti Rugi ke Korban

Selasa, 11 Januari 2022 – 21:32 WIB

Herry Wirawan, ustaz cabul pemerkosa puluhan santri di Bandung

Herry Wirawan, ustaz cabul pemerkosa puluhan santri di Bandung

JAKARTA, REQnews - Usai dituntut hukuman mati dan kebiri kimia, ustaz cabul Herry Wirawan si pemerkosa 13 santriwati tampaknya bakal kehilangan aset-asetnya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang juga Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat Asep N Mulyana meminta agar aset milik Herry, disita oleh negara dan dilelang, lalu hasilnya diberikan kepada para korban.

"Kami meminta kepada hakim untuk membekukan, mencabut, dan membubarkan yayasan yatim piatu di parakan saat, madani boarding school, dan pondok pesantren tafsir madani," kata Asep seusai persidangan di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa 11 Januari 2022.

"Kemudian merampas harta kekayaan aset terdakwa, baik berupa tanah dan bangunan, pondok pesantren, dan aset kekayaan terdakwa lainnya, baik yang disita untuk dilelang, dan diserahkan ke negara, Pemprov Jabar, yang selanjutnya digunakan biaya sekolah anak-anak plus bayi-bayinya, dan kehidupan kelangsungan daripada mereka," ujarnya menambahkan.

Selain hukuman mati, kebiri kimia dan ancaman penyitaan aset, jaksa juga menjatuhkan pidana denda sebesar Rp 500 juta subsider 1 tahun kurungan, dan mewajibkan terdakwa membayar restitusi kepada korban yang total keseluruhan sebesar Rp 331 juta.

Asep berharap tuntutan ini dikabulkan majelis hakim agar memberikan efek jera bagi terdakwa atau pihak lain yang akan melakukan tindakan kejahatan serupa.