AS Bebaskan Lima Tahanan dari Guantanamo, Nama Encep Nurjaman alias Hambali tidak Ada

Kamis, 13 Januari 2022 – 13:32 WIB

Foto: Aljazeera

Foto: Aljazeera

Guantanamo, REQNews.com -- AS setuju membebaskan lima tahanan lagi dari fasilitas penjara militer Teluk Guantanamo, meski tidak bearti mereka akan meninggalkan tempat paling keji yang dibangun Paman Sam.

Dari lima tahanan itu tidak terdapat nama Encep Nurjaman alias Hambali, tahanan asal Indonesia yang 16 tahun ditahan di penjara itu.

Lima tahanan yang dibebaskan adalah Guleed Hassan Ahmed (Somalia), Mohammed Abdul Malik Bajabu dan Omar Muhammad Ali al-Rammah (Kenya), Moath Hamza al-Alwi dan Suhayl al-Sharabi (Yaman).

New York Times melaporkan Hassan Duran, nama lain Guleed Hassan Ahmed, akan menjadi tahanan pertama yang keluar dari penjara tak berperikamanusiaan di negara yang mengagungkan hak asasi manusia.

Hassan Duran dan empat lainnya, menurut Pentagon, tidak membahayakan bagi AS. Namun tidak ada jaminan mereka akan pulang ke rumah masing-masing, karena Washington mencari pengaturan dengan negara asal para tahanan, atau negara lain yang akan menerima mereka.

AS, misalnya, tidak akan memulangkan Hamza al-Alwi dan Suhayl al-Sharabi karena Yaman sedang sibuk dengan perang saudara. Hassan Duran juga tidak akan tiba di Somalia dalam waktu dekat, karena negaranya tak pernah tenteram.

Berbeda dengan lima orang itu, Encep Nurjaman alias Hambali masih menunggu proses pengadilan. Yang tidak diketahui adalah apakah Hambali akan memperoleh pengadilan yang fair.

Hambali kini berusia 57 tahun. George W Bush, mantan presiden AS, pernah menyebutnya teroris paling mematikan.