Orang Tua Siswi SMP Korban Perundungan di Makassar Lapor Polisi

Kamis, 13 Januari 2022 – 21:03 WIB

Ilustrasi Perundungan (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Perundungan (Foto:Istimewa)

MAKASSAR, REQNews - Keluarga korban perundungan siswi SMPN 21, akhirnya melaporkan kasusnya ke Kantor Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan.  Siswi berinisial IRM tersebut mengalami luka di wajahnya.

"Iya, sudah melapor," kata Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar, Iptu Rivai saat dikonfirmasi, Kamis, 13 Januari 2022.

Ia mengatakan tim penyidik telah menindaklanjuti kasus dugaan perundungan anak itu dengan mengumpulkan keterangan dan mendatangi sekolah SMPN 21 untuk mengklarifikasi kejadian yang sebenarnya.

Dari hasil keterangan yang dikumpulkan penyidik nanti, kata dia, untuk memastikan apakah kasus itu masuk ke ranah pidana, atau akan dilakukan proses mediasi.

"Jadi, untuk tindak lanjutnya besok akan dibawa ke Polrestabes Makassar baik pelapor dan pelaku. Nanti dilibatkan juga pihak sekolah karena ini anak-anak masih berstatus pelajar dan di bawah umur," papar Iptu Rivai menekankan.

Saat ditanyakan kejadian itu, menurut pendapat Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Muhyiddin, bahwa itu hanya bagian dari pembuatan konten untuk media sosial mereka, Rivai menuturkan, semua masih dalam ranah penyelidikan.

"Semua tindak pidana tetap diproses. Cuma, kalau terlapor ada di bawah umur, itu ada proses khusus. Itu ada proses penahanan, tapi tetap diutamakan proses mediasi karena ini menyangkut masalah anak," tuturnya.

Untuk lebih jelasnya, tambah dia, rencananya esok, Jumat 14 Januari 2021, akan dilakukan pemeriksaan untuk mempertemukan kedua kedua belah pihak.

Pelapor adalah ibu korban, berinsial AEP, yang melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan terhadap anaknya.

Kejadian itu pada Jumat, 7 Januari 2021 diduga oleh rekan sekolahnya di Jalan Minasa Upa, depan sekolah SMPN 21 Makassar.

Perundungan baru diketahui pihak keluarga pada Senin, 10 Januari, setelah video dugaan penganiayaan korban oleh temannya viral di media sosial.